KUALATUNGKAL - Belakangan ini, Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi nelayan di Tanjabbar langka. Hal ini menyebabkan banyak nelayan kesulitan untuk mencari nafkah di laut lepas.
Kondisi ini memaksa Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Tanjab Barat terus berupaya menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan SPBN yang ada di Tanjabbar.
Ketua HSNI Tanjab Barat, Suprayogi Saiful mengatakan bahwa HNSI sebagai organisasi nelayan terus membangun kerja sama yg baik kepada pihak perusahan SPBN sehingga kelangkaan BBM bisa di atasi dalam waktu dekat ini.
” Beberapa bulan ini terjadi kelangkaan di SPBN dengan adanya pesoalan administrasi yang tertunda, untuk itu kita terus bangun komunikasi agar hal ini bisa segera diatasi,” jelasnya.
Hasilnya kata Yogi permasalahan ini dalam waktu dekat bisa diatasi dan diharapkan tidak ada lagi kelangkaan BBM bagi nelayan.
” Sehingga nelayan bisa kelaut mencari ikan lagi, ini bentuk kerjasama yang baik antara pihak SPBN dan HNSI,” tegasnya.
Sementara itu, Anas perwakilan pengurus SPBN berharap, komunikasi yang dilakukan HNSI bersama SKK Migas bisa terlaksana dengan baik. Dengan demikian, BBM bisa segera kembali masuk ke SPBN untuk memenuhi kebutuhan nelayan di Tanjab Barat.
"Selama ini memang kita terkendala admistrasi, dengan adanya komunikasi dari HNSI dengan SKK Migas maupun ke pihak pengusaha ini sangat kita sambut dengan baik dan admistrasi yang tertunda bisa diatasi segera,” tukasnya. (*/ANDRI DAMANIK)
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad
JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang