Plafon Jebol, Barang-barang di Gedung Bersama Terpaksa Diungsikan


Jumat, 26 Februari 2016 - 15:32:42 WIB - Dibaca: 1877 kali

Gedung Bersama (Kantor Satu Atap) Kabupaten Tanjabtim.(net/IT) / HALOSUMATERA.COM

MUARASABAK – Plafon gedung bersama milik Pemkab Tanjabtim semakin memprihatinkan. Kantor yang dinaungi delapan SKPD ini belum mendapatkan perbaikan. Beberapa hari yang lalu, pasca diguyur hujan, hampir seluruh ruangan basah karena plafon yang rusak.

Pantauan di Gedung berlantai dua ini, kerusakan terparah terdapat salah satu ruangan BUMD Bumi Perkasa. Selain beberapa plafon yang telah jebol, bagian dinding di ruangan ini tampak telah lapuk akibat terkena rembesan air hujan.

Bahkan beberapa furniture yang menghiasi ruangan ini pun, terpaksa diungsikan guna mencegah kerusakan yang lebih banyak lagi.

Selain kerusakan pada bagian atas gedung, dinding gedung yang sekilas tampak megah ini telah mulai retak di beberapa titik tertentu.

Bahkan Bupati Ambo Tang belum lama ini sempat meninjau kerusakan gedung, dan berupaya akan melakukan perbaikan tentunya dengan melihat kemampuan keuangan daerah yang masih banyak memiliki prioritas pembangunan lain.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan Husni Rahman, yang juga dipercaya sebagai pengelola Gedung Bersama mengatakan, untuk sementara waktu, perbaikan Gedung Bersama hanya mengandalkan dana perawatan rutin yang memang dianggarkan setiap tahun. Karena untuk merehab total gedung bersama ini, menurut Husni sedikitnya memerlukan dana sekitar 10 persen dari dana pembangunan gedung.

 “Kalau tidak salah gedung ini dibangun pada 2009 lalu, dengan dana sekitar Rp 8 milyar. Jadi jika ingin merehab total gedung ini dana yang dibutuhkan berkisar Rp  800 juta hingga Rp 1 milyar,” jelas Husni.

Karena dana perbaikan gedung yang lumayan besar, sementara Pemkab dalam hal ini memiliki prirotas pembangunan. Perbaikan Gedung Bersama untuk sementara waktu, hanya mengandalkan dana perawatan rutin saja. Karena dana perbaikan yang sangat terbatas, perbaikan pun hanya dilakukan pada titik tertentu yang dianggap paling parah.

 “Tahun kemarin kita perbaiki, begitu juga tahun ini dimana dana perawatan gedung tahun ini sebesar Rp 90 juta,” ucapnya.

Terpisah, salah seorang Kepala SKPD yang bernaung di Gedung Bersama, dan meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, kerusakan gedung khususnya pada bagian plafon tentunya menggangu kenyamanan saat beraktivitas.

 “Kalau dibilang mengganggu kenyamanan, itu pasti apalagi kalau turun hujan. Tapi di sisi lain perbaikan gedung ini, tentu memerlukan dana yang tidak sedikit. Sementara dalam mengalokasikan untuk membangunan atau perbaikan, Pemkab tentunya memiliki skala prioritas. Terlebih APBD kita juga saat ini masih cukup terbatas,” kata sumber ini.(*)

Penulis : Joni Hartanto

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Siap Lahirkan Advokat Tangguh, PKPA Angkatan I PERADI Bute Resmi Ditutup

BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana

Berita Daerah

Eks Napiter Jambi Jalankan Ibadah Umrah, Apresiasi Program Pemprov Jambi Dapat Berkelanjutan

MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem

Berita Daerah

Gelar Operasi Lilin 2025, Polres Tanjabbar Fokus Pengamanan Nataru dan Antisipasi Bencana

TANJABBAR – Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., bersama Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso SA, SE., ME., memimpin langs

Berita Daerah

Merayakan Natal Bersama Warga Binaan, Lapas Sarolangun Berharap Beri Dampak Positif

SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menggelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), bekerja sama dengan Yaya

Berita Daerah

Ditintelkam Polda Jambi Gelar FGD: Polri untuk Masyarakat

JAMBI –Polri untuk Masyarakat. Inilah tema yang diusung pada kegiatan FGD yang digelar Direktorat Intelkam Polda Jambi di Ratu Duo Hotel, Komplek Mall KAPUK,

Berita Daerah


Advertisement