Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Tahu, Pastikan Penggunaan Bahan Pengawet


Sabtu, 11 Juni 2022 - 07:58:21 WIB - Dibaca: 183 kali

Kepolisian Sektor Sungai Gelam Resor Muarojambi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pabrik Tahu, RT.08, Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jumat sore (10/6/22). / HALOSUMATERA.COM

MUAROJAMBI|HALOSUMATERA - Kepolisian Sektor Sungai Gelam Resor Muarojambi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pabrik Tahu, RT.08, Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jumat sore (10/6/22).

Sidak ini untuk merespons adanya pabrik tahu di Kabupaten Bogor, yang diketahui memproduksi tahu menggunakan bahan pengawet jenis formalin.

Kapolsek Sungai Gelam, IPDA Yohanes Candra Putra menuturkan, dalam sidak ini, pihaknya menekankan ke pengusaha tahu agar tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin ataupun boraks dalam memproduksi tahu.

"Kegiatan ini kita lakukan untuk memastikan pelaku usaha tahu maupun tempe tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin,"kata Kapolsek Sungai Gelam, IPDA Yohanes Candra Putra kepada wartawan, Jumat (10/06/22).

Dalam sidak kali ini, polisi tidak menemukan adanya penggunaan pengawet formalin pada saat produksi pembuatan tahu di Desa Tangkit tersebut.

"Dari hasil pengecekan, untuk sementara ini belum kita temukan adanya formalin,"jelasnya.

Kegiatan sidak ini seirama dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) yang dikeluarkan Menteri Kesehatan Nomor 033 Tahun 2012 soal bahan tambahan yang ditambahkan di pangan.

"Untuk tahu yang sudah diproduksi itu 24 jam masa basinya. Jadi kalau ditemukan tahu yang sudah 3 hari belum basi, bisa dilaporkan ke Polsek Sungai Gelam,"terang IPDA Yohanes Candra Putra.

Dalam sidak ini, pihak Kepolisian Sektor Sungai Gelam menemukan limbah dari pabrik tahu yang ternyata dibuang ke sungai.

"Iya, dialirkan ke sungai. Soal limbah ini kita perlu saksi ahli untuk mengecek kadar limbahnya bagaimana, berbahaya atau tidak bagi lingkungan,"ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Hendi selaku pengelola pabrik tahu menyatakan, bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan formalin dalam produksi pembuatan tahu.

"Kita tidak pernah menggunakan Formalin, boleh dicek,"ujar Hendi.

Setiap harinya, pabrik tahu di Desa Tangkit ini mampu menghabiskan bahan baku kedelai sebanyak 500 kilogram. Tahu-tahu tersebut dipasarkan ke Pasar Tradisional Angso Duo Jambi.

"100 persen (tidak memakai formalin, red), boleh di cek,"kata Hendi.

Pabrik tahu di Desa Tangkit ini telah beroperasi selama 7 tahun silam. Pihak pengelola membenarkan bahwa limbah pembuatan tahu dibuang ke sungai. Namun pihak pengelola mengklaim, bahwa limbah yang di buang ke sungai tersebut aman dan tidak berbahaya.

"Itukan sudah ada IPAL, ada blower nya, sirkulasi nya. Aman. Selama inikan ada pengecekan juga,"ungkap Hendi.(*/eko)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Jamal Darmawan Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Kampung Nelayan

TANJABBAR | HALOSUMATERA - Anggota DPRD Tanjabbar dari Fraksi Demokrat, Jamal Darmawan memberikan bantuan terhadap korban kebakaran di Kelurahan Kampung Nelayan

Politik

Antisipasi Korsleting Listrik di Rumah, PLN Kualatungkal Keluarkan Himbauan Ini

TANJABBAR|HALOSUMATERA – Tak sedikit insiden kebakaran yang dipicu korsleting arus listrik. Hal ini menjadi perhatian pihak PLN, khususnya PLN ULP Kualatungka

Berita Daerah

Tiga Tahun Berjuang Melawan Tumor Ganas, Sakiyah Hanya Bisa Pasrah

MUAROJAMBI - Nasib malang dialami Sakiyah (32), warga RT.02, Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Tiga tahun lebih sudah Sak

Berita Daerah

Polda Jambi Tertibkan Armada Batubara, Kementerian ESDM Malah Cabut Sanksi

JAMBI|HALOSUMATERA – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi telah serius menertibkan armada batubara, terutama yang beroperasi di luar jam operasional. Sementara itu

Berita Daerah

Beroperasi Dekat Pemukiman, Tambang Batubara Distop Warga Mestong

MUAROJAMBI|HALOSUMATERA – Adanya perluasan aktivitas penambangan batubara yang diduga dilakukan PT Gea Lestari di RT.01 dan RT.02, Dusun Pelita Jaya, Desa Tal

Berita Daerah


Advertisement