SAROLANGUN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah 2024, Pemerintah Kabupaten Sarolangun beserta OPD melakukan rapat tentang Kesiapan Operasi Ketupat Bersama Kapolres Sarolangun jajaran jajaran, Dandim beserta jajaran, Camat se Kabupaten Sarolangun di ruang kerja Pj Bupati Sarolangun, Jumat (22/03/2024).
Rapat kesiapan Operasi Ketupat ini bertujuan mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas yang terjadi saat lebaran, seperti kecelakaan lalu lintas, bencana alam dan sebagainya.
Disamping itu, rapat ini juga mempersiapkan pendirian pos penjagaan yang akan dilaksanakan mulai H - 11 sampai H+7 yang diselenggarakan oleh Polres Sarolangun dan pemerintah daerah.
PJ.Bachril Bakri juga menyampaikan tentang kesiapan dan pengamanan Lomba Pacu Perahu yang sudah menjadi tradisi di Kabupaten Sarolangun sebagai acara penutupan lebaran.
"Hari ini kita melakukan rapat, tentang kesiapan Operasi ketupat dan sekaligus membahas untuk kesiapan pengamanan lomba pacu perahu," jelas Bachril Bakri .
Bachril Bakri menambahkan, ada 7 tingkat kerawanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, maka dari itu Kapolres dan jajaran beserta pemerintah daerah akan membuat pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu. Pos ini akan dibuat pada titik-titik tertentu agar semua pos nanti menjadi tempat yang representatif. (nop/nik)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata