KUALATUNGKAL – Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Emilda (32) sempat membuat pesan pribadi di Blackberry Mesangger-nya. Pesan tersebut bertuliskan “Help Me”. Ungkapan ini sempat dilihat teman-temannya yang sedang membuka bbm, Rabu dini hari.
“Rabu dini hari, sekitar pukul 2.00, saya sempat update pesan pribadi, dan buka kontak BBM Emilda. Saya lihat dia buat status Help Me,” kata Anggi, salah satu teman Emilda, ditemui infotanjab.com Rabu siang.
Anggi juga mengaku terkejut, ketika mendengar kabar pagi tadi, Emilda sudah menghembuskan nafas terakhir.
“Iya gak nyangka aja, dia buat status kayak gitu kirain biasa saja,” tutur Anggi.
Anggi mengatakan, dia dan Emilda sudah lama tidak nongkrong bersama dan jarang komunikasi. “Kalau soal dia nongkrong WFC tadi malam, saya tidak tahu, karena jarang komunikasi,” jelasnya.
Abang Ipar Emilda, yang tak ingin namanya disebut, berharap agar pihak kepolisian segera mengusut kejanggalan atas kematian anak bungsu dari enam bersaudara ini.
Rencananya, sebelum disemayamkan, Emilda Idrus akan diautopsi oleh Dokter Forensik dari RSU Raden Mattaher Jambi.
“Kita minta keadilan atas kejadian ini,” kata dia.(*)
Editor : Tim Redaksi
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p