SENYERANG – Sarana pendidikan perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Tanjabbar. Seperti yang terjadi di Senyerang, ada siswa yang numpang belajar di rumah dinas guru.
Kekurangan fasilitas belajar ini terjadi di SDN 10/V Senyerang. Di sekolah ini ada 275 siswa, sementara ruang kelas hanya enam unit. Disamping itu, sekolah ini tak memiliki pagar. Sebanyak 12 guru PNS dan empat guru honor yang mengajar di sekolah ini.
Kepala SDN 10/V Senyerang, Ahmad Muhyi S Pd mengaku sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan untuk penambahan ruang kelas di sekolah yang dia pimpin.
Dia berharap tahun depan sekolahnya mendapat penambahan ruang belajar.
"Kita tetap berpedoman dari ajuan di tahun 2015. Inf ormasi yang saya dapat dari dinas katanya sudah dianggarkan di tahun ini, hanya saja dibatalkan lantaran ada defisit,” tandas dia.
Ahmad menambahkan, sewajawrnya ada 10 ruang kelas di sekolahnya, agar siswa tidak menumpang belajar di rumah dinas guru.(*)
Penulis : Khaidir
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/
JAMBI - Saat ini sebaran berita Hoaks menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus bisa menahan diri dengan segala hasutan dan godaan berita yang memprovokasi. H
TANJABBAR – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperpanjang kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat melalui penandatan
TANJABBAR - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan bertepatan dengan 15 Ramadhan di Masjid Zahratussaadah, Desa Sungai
TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) di Rumah Dinas Bupati, Juma