Strategi Penyelidikan dan Pengamanan Distribusi Pupuk Bersubsidi di Provinsi Jambi


Jumat, 14 November 2025 - 11:10:02 WIB - Dibaca: 260 kali

Wadir Intelkam Polda Jambi AKBP Syafii Bagus Santoso S.I.K., M.H. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Alokasi pupuk subsidi di Provinsi Jambi perlu mendapat pengawasan yang ekstra, agar tidak diselewengkan oleh oknum tertentu. Diperlukan strategi yang jitu dan membangun sinergitas penyelidikan dan pengamanan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah hukum Polda Jambi. Tujuan besarnya adalah mewujudkan Industri Pangan Nasional.

Hal ini dikatakan Wakil Direktur Intelkam Polda Jambi AKBP Syafii Bagus Santoso, S.I.K., M.H saat berbincang dengan halosumatera.com, Jumat (14/11/25).

Secara Nasional, alokasi pupuk pada tahun 2024 mencapai 9,55 juta ton, dan untuk alokasi Provinsi Jambi tahun 2023 mencapai 44,215 ton, tahun 2024 meningkat menjadi 52,667 ton dan bertambah di tahun 2025 di angka 54, 017 ton.

Menurut Syafii Bagus, permasalahan yang menjadi perhatian saat ini adalah penyalahgunaan distribusi pupuk oleh pihak yang tidak berhak. Disamping itu kurangnya pengawasan dalam distribusi pupuk, ketidak seimbangan distribusi pupuk antar daerah. Selain itu, data dan administrasi yang tidak akurat.

Untuk itu, Syafii memiliki gagasan, bahwa perlunya memastikan penyelidikan dilakukan secara professional dan efektif untuk mengungkap penyalahgunaan pupuk bersubsidi. “Tujuan lainnya untuk menjaga kamtibmas di wilayah hukum Plda Jambi melalui pengamanan yang efektif,” ujar AKBP Syafii Bagus Santoso.

Dikatakan dia, strategi ini tidak berjalan efektif tanpa adanya sinergitas dengan stakeholder terkait. Tentunya diperlukan kolaborasi yang kuat antara jajaran Polda Jambi, Gubernur Jambi, Kadis Pertanian, PT Pupuk Wilayah Provinsi Jambi. Disamping itu perlunya dukungan dari media massa, akdemisi, LSM/Ormas, asoasiasi petani, asosiasi distributor pupuk.

Diharapkan dengan strategi ini, lanjut Syafii, akan terlaksananya kemintraan BUMDES dan koperasi sebagai penyalur resmi serta pembangunan teknologi terintegrasi antar stakeholder.

Bagus menyampaikan beberapa slogan terkait pengawasan pupuk bersubsidi, diantaranya “PUPUKKU” kepanjangan dari Pupuk Berkualitas Petani Kuat, Keluarga Sejahtera. Kemudian TEPAT, kepanjangan dari Tepat Waktu, Tepat Sasaran, Pupuk Bersubsidi untuk Petani, dan SINPAN (Sinergi Pupuk Pangan).(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Sambut Kunjungan Safari Ramadan MUI Jambi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyambut hangat kunjungan silaturahmi Tim Safari Ramadan Majelis Ulama Indonesia (MUI) P

Advertorial

Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026, Bupati Tanjabbar: Ini Merupakan Identitas Budaya dan Syiar

TANJABBAR – Festival Arakan Sahur 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) resmi mencapai puncaknya pada minggu ketiga Ramadan, Sabtu (7/3/26). R

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Pimpin Aksi Zakat, Kumpulkan Rp152 Juta untuk Kesejahteraan Umat

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., memimpin aksi penyerahan zak

Advertorial

Dirintelkam Hadiri Buka Puasa Bersama dengan GP Ansor dan Fatayat NU Jambi, Sampaikan Pesan Kapolda

JAMBI - Kapolda Jambi yang diwakili Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E menghadiri kegiatan buka bersama dan Khotmil Quran Pengurus Wilayah Ger

Berita Daerah

Polda Jambi Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Ujaran Kebencian Kian Meningkat

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan mengundang unsur Forkompimda Provinsi Jambi, tokoh agama, ormas, OKP dan insan pers, Kamis (26/2/2

Berita Daerah


Advertisement