SAROLANGUN - Beberapa hari terakhir ini kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Sarolangun kian pekat dan tebal. Berdasarkan pantauan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sarolangun, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Sarolangun mencapai angka 108, dengan kategori udara tidak sehat.
Hasil itu berdasarkan pengujian laboratorium yang dilakukan pada 11-12 September 2019 dengan nomor laporan hasil uji 08/LHU/L2SRL/IX/2019.
Atas kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Helmi mengatakan, pemerintah Kabupaten Sarolangun akan mengambil kebijakan untuk meliburkan anak sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP yang ada dikabupaten Sarolangun, selama dua hari yakni pada Sabtu (15/09/2019) dan Senin (16/09/2019).
“Kita buat kebijakan untuk meliburkan anak sekolah selama dua hari, untuk menghindari dampak buruk bagi kesehatan para peserta didik akibat kabut asap yang saat ini menyelimuti Sarolangun, ” katanya usai rapat bersama Dinas LH, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sarolangun, Jumat (13/9/19).
Dirinya juga mengingatkan kepada orang tua dan peserta didik untuk terus mengawasi anak anak, dan mengurangi aktivitas diluar rumah.
“Kalau bagi pendidik dan tenaga pendidik tetap masuk kerja seperti biasanya,” tutupnya.(*/hen)
Editor : It Redaksi
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu