Wagub Jambi Resmikan Ponpes Darussalam Pematang Kabau Sarolangun


Jumat, 19 Mei 2023 - 02:18:04 WIB - Dibaca: 899 kali

Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I meresmikan Pondok Pesantren Darussalam di Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, Kamis (18/05/2023). / HALOSUMATERA.COM

SAROLANGUN - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I meresmikan Pondok Pesantren Darussalam di Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun, Kamis (18/05/2023). 

Peresmian ini mendapat sambutan antusiasme warga masyarakat Desa Pematang Kabau dan sekitarnya, hal ini terlihat dari banyaknya warga yang hadir di lokasi acara. 

Ratusan warga yang hadir memenuhi lokasi acara ini nampak sangat bersuka cita dengan kehadiran Wakil Gubernur Jambi. 

Dalam sambutannya Wagub Sani menyampaikan apresiasi dan selamat atas pendirian Pondok pesantren Darussalam.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan selamat atas peresmian Pondok Pesantren Darussalam di Desa Pematang Kabau ini. Kemudian kami juga berterima kasih kepada semua terutama para kyai, asatid/asatidzah, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan seluruh lapisan masyarakat yang masih bersama-sama meramaikan acara ini. Semoga Ponpes Darussalam ini memberikan dampak yang positif dan menyumbangkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani mengatakan, pondok pesantren merupakan tempat untuk menuntut ilmu bagi santri dan santriwati, ilmu pengetahuan dengan penguatan ilmu agama Islam. Artinya, pendirian pesantren bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun dari sisi karakter dan akhlak. Pendirian pesantren ini memiliki cita-cita mulia, untuk menghasilkan santri dan santriwati, sumber daya manusia yang bisa diandalkan dalam kelimuan dan memiliki karakter yang tangguh.

“Saya mengingatkan bahwa pentingnya bertaqwa kepada Allah SWT yang didasari dengan ilmu pengetahuan agama dan harus berakhlaqul karimah (akhlak yang baik). Tentu kita sepakat akhlak yang baik akan membentuk sumber daya manusia dan ini adanya di pondok pesantren. Tentu hal ini bukan mengecilkan pendidikan formal SD,SMP dan SMA,” kata Wagub Sani.

Wagub Sani menuturkan, tentu hal ini sesuai dengan Visi Misi Jambi MANTAP (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah, dan Profesional), salah satunya yaitu Pembangunan Sumber Daya Manusia merupakan salah satu misi, yakni “Memantapkan Kualitas Sumber Daya Manusia” serta sesuai dengan salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi, yaitu Pemantapan Kelembagaan dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Pendidikan, Agama dan Sosial Budaya.

“Jadi pembangunan sumber daya manusia ini adalah salah satu prioritas utama dalam visi misi Jambi MANTAP 2024. Tentu kita berharap Pemerintah Provinsi Jambi dan pondok pesantren bisa bersatu padu dan bersinergi dalam pembangunan untuk kemajuan Provinsi Jambi,” tutup Wagub Sani. (*/Danu)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement