Belum Diketahui Motif Pembunuhan Kakak Kandung Bupati Tanjabbar


Senin, 11 Juli 2016 - 11:12:03 WIB - Dibaca: 3432 kali

Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial saat Menabur Bunga di Pemakaman Abang Kandungnya, M Yazid Siregar, Kamis (30/1).(hms/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pelaku pembunuh abang Bupati Tanjabbar berhasil diringkus Tim Polda Jambi belum lama ini. Dua pelaku ditangkap di Kabupaten Merangin tanpa ada perlawanan terhadap petugas.

Informasi yang dirangkum, kedua pelaku pembunuhan sadis itu ditangkap di tempat yang berbeda. Hal ini dibenarkan Kapolda Jambi melalui Kasubbag Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, Kamis lalu kepada sejumlah media.

Pelaku kini dibawa ke Polres Tanjungjabung Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polda Jambi ikut membackup Polres Tanjungjabung Barat dalam mengungkap kasus pembunuhan M Yazid (63).

Diwartakan sebelumnya, M Yazid Siregar (63), Kakak kandung Bupati Tanjungjabung Barat ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya dalam kondisi bersimbah darah.

Biasanya M Yazid Siregar (63) pulang dari kebun sekitar pukul 14.00. Sampai pukul 15.00, abang kandung Bupati Tanjabbar ini tak juga kembali ke kediamannya. Merasa aneh, pihak keluarga menyusul ke kebun untuk melihat keadaannya di Dusun Sungai Langir, Desa Badang, RT 05, Kecamatan Tungkal Ulu. Tak disangka, bapak enam anak ini tewas bersimbah darah dengan posisi duduk di dekat pohon sawit.

Sekitar pukul 17.00 Rabu sore (29/6) kabar tewasnya abang Bupati Safrial beredar. Sore itu juga, Bupati Safrial meluncur ke Tungkal Ulu.

M Yazid akhirnya dikebumikan pada Kamis (30/6) di pemakaman umum di Merlung. Pada proses pemakaman, tampak kesedihan mendalam pada wajah Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS.

Bupati dan keluarga berharap, pelaku pembunuhan Yazid segera ditangkap dan diproses seadil-adilnya.

"Saya tahunya dari telepon bahwa berita pertamanya beliau dikabarkan ditembak," jelas Bupati Kamis (30/6).

Namun setelah diperiksa, ternyata lubang yang terdapat di belakang kepala korban bukanlah bekas tembakan tetapi seperti bekas digancu atau sejenisnya.

“Barangkali dipukul, digancu atau didodos dengan alat pemanen sawit," jelas Bupati.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Polres Tanjabbar terkait motif pembunuhan kakak kandung Bupati Tanjabbar itu.(*/ant)

Editor : Tim Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Program Bedah Rumah BAZNAS di Dua Kelurahan

TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin

Advertorial

Tinjau Lokasi Kebakaran di Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Penanganan Maksimal

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Gelar Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,

Advertorial


Advertisement