Belum Diketahui Motif Pembunuhan Kakak Kandung Bupati Tanjabbar


Senin, 11 Juli 2016 - 11:12:03 WIB - Dibaca: 3455 kali

Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial saat Menabur Bunga di Pemakaman Abang Kandungnya, M Yazid Siregar, Kamis (30/1).(hms/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pelaku pembunuh abang Bupati Tanjabbar berhasil diringkus Tim Polda Jambi belum lama ini. Dua pelaku ditangkap di Kabupaten Merangin tanpa ada perlawanan terhadap petugas.

Informasi yang dirangkum, kedua pelaku pembunuhan sadis itu ditangkap di tempat yang berbeda. Hal ini dibenarkan Kapolda Jambi melalui Kasubbag Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, Kamis lalu kepada sejumlah media.

Pelaku kini dibawa ke Polres Tanjungjabung Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polda Jambi ikut membackup Polres Tanjungjabung Barat dalam mengungkap kasus pembunuhan M Yazid (63).

Diwartakan sebelumnya, M Yazid Siregar (63), Kakak kandung Bupati Tanjungjabung Barat ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya dalam kondisi bersimbah darah.

Biasanya M Yazid Siregar (63) pulang dari kebun sekitar pukul 14.00. Sampai pukul 15.00, abang kandung Bupati Tanjabbar ini tak juga kembali ke kediamannya. Merasa aneh, pihak keluarga menyusul ke kebun untuk melihat keadaannya di Dusun Sungai Langir, Desa Badang, RT 05, Kecamatan Tungkal Ulu. Tak disangka, bapak enam anak ini tewas bersimbah darah dengan posisi duduk di dekat pohon sawit.

Sekitar pukul 17.00 Rabu sore (29/6) kabar tewasnya abang Bupati Safrial beredar. Sore itu juga, Bupati Safrial meluncur ke Tungkal Ulu.

M Yazid akhirnya dikebumikan pada Kamis (30/6) di pemakaman umum di Merlung. Pada proses pemakaman, tampak kesedihan mendalam pada wajah Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS.

Bupati dan keluarga berharap, pelaku pembunuhan Yazid segera ditangkap dan diproses seadil-adilnya.

"Saya tahunya dari telepon bahwa berita pertamanya beliau dikabarkan ditembak," jelas Bupati Kamis (30/6).

Namun setelah diperiksa, ternyata lubang yang terdapat di belakang kepala korban bukanlah bekas tembakan tetapi seperti bekas digancu atau sejenisnya.

“Barangkali dipukul, digancu atau didodos dengan alat pemanen sawit," jelas Bupati.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Polres Tanjabbar terkait motif pembunuhan kakak kandung Bupati Tanjabbar itu.(*/ant)

Editor : Tim Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kasus ASN Ditjenpas Jambi tersangkut Peredaran Narkoba Dilimpahkan ke Kejati Jambi

JAMBI –  Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan

Berita Daerah

Saling Bongkar Lebih Baik daripada Saling Melindungi

Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m

Opini

LBH Siginjai Layangkan Keberatan ke Wali Kota Jambi, Syarat Gugatan PMHP ke PTUN

JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata

Berita Daerah

Kapolda Jambi Apresiasi Kinerja Intelijen Jaga Dinamika dan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi

Berita Daerah

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Peningkatan Mutu UMKM, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai

Advertorial


Advertisement