KUALATUNGKAL – Tragedi meluapnya limbah PT DAS di anak Sungai Tatahan menjadi sorotan serius para wakil rakyat di Tanjabbar. Anggota DPRD Dapil Ulu pun melakukan sidak ke PT DAS Kamis (21/5) lalu.
Sebagaimana dituturkan Budi Ajuar, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar, mengaku telah turun ke lokasi sembari mengambil sample limbah.
"Kita akan bawa sempel limbah ini untuk di uji laboratorium sekaligus bahan hearing di komisi II,” kata Budi Ajuar.
Bahkan Budi Berjanji akan membawa sampel limbah tersebut ke pusat untuk mengetahui kadar baku yang selama ini dicurigai mengandung zat kimia berbahaya.
Kata Budi, meski pihak perusahaan sudah melakukan mediasi dengan warga empat desa, proses hukum harus berjalan. Pasalnya, bocornya limbah ke anak sungai, adalah kelalaian perusahaan.
"Walaupun mengunakan modal pribadi, saya akan bawa Sampel ini ke Jakarta, karna ini sudah melanggar UU lingkungan Hidup," katanya.(*)
Penulis : Hery
Editor : Andri Damanik
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini