KUALATUNGKAL – Tragedi meluapnya limbah PT DAS di anak Sungai Tatahan menjadi sorotan serius para wakil rakyat di Tanjabbar. Anggota DPRD Dapil Ulu pun melakukan sidak ke PT DAS Kamis (21/5) lalu.
Sebagaimana dituturkan Budi Ajuar, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar, mengaku telah turun ke lokasi sembari mengambil sample limbah.
"Kita akan bawa sempel limbah ini untuk di uji laboratorium sekaligus bahan hearing di komisi II,” kata Budi Ajuar.
Bahkan Budi Berjanji akan membawa sampel limbah tersebut ke pusat untuk mengetahui kadar baku yang selama ini dicurigai mengandung zat kimia berbahaya.
Kata Budi, meski pihak perusahaan sudah melakukan mediasi dengan warga empat desa, proses hukum harus berjalan. Pasalnya, bocornya limbah ke anak sungai, adalah kelalaian perusahaan.
"Walaupun mengunakan modal pribadi, saya akan bawa Sampel ini ke Jakarta, karna ini sudah melanggar UU lingkungan Hidup," katanya.(*)
Penulis : Hery
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai