KUALATUNGKAL - Wanita paruh baya ini hanya terduduk lesu di kursi panjang, persis di depan rumah kayu tempat dia berjualan. Sampai siang tadi, hanya empat orang yang datang berbelanja ke warungnya di Jalan Siswa Ujung, Kelurahan Patunas. Pantas saja, gundukan tanah pasca penanaman pipa air bersih, membuat pelanggannya enggan masuk berbelanja ke warungnya.
Siti Rohani (60), wanita berdarah Banjar, mencari nafkah dengan membuka warung di tepi Jalan Siswa. Suaminya jauh lebih tua darinya, yang kini beranjak 90 tahun. Wajar saja, wanita ini bekerja sendirian demi memenuhi kebutuhan sehari – hari.
Disamping menjual makanan ringan, Siti membuka warung kopi. Tempat dia berjualan nyatu dengan sisi depan rumahnya. Bisa dibilang, teras rumah dia manfaatkan untuk membuka usaha dagangan.
Namun, tiga hari terakhir, Ibu beranak dua ini hanya bisa terbaring lesu sembari menunggu pelanggan. Adanya timbunan tanah di depan rumahnya, mengganggu usaha warungnya.
Kalau tidak diperbaiki sendiri, gundukan tanah itu dibiarkan begitu saja. “Sudah tiga hari warung sepi, sejak ada penanaman pipa. Kalau tidak ada ganti rugi, maunya diratakan lagi. Parahnya kalau hujan, jadi berlumpur,” ujar Siti.
Siti mengaku, penanaman pipa itu berada di atas tanah miliknya, yang berukuran 33 meter x 6 meter. Namun, sepeserpun dia tidak menerima biaya ganti rugi dari rekanan.
“Kabarnya, waktu pemasangan pipa di Sei Saren, warga di sana dapat ganti rugi Rp 2 juta. Kami di sini tidak dapat apa-apa,” ungkapnya.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,