Ketua Forum Jurnalis Jambi Desak Polisi Usut Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Kantor DPRD Muarojambi


Kamis, 13 April 2023 - 21:41:42 WIB - Dibaca: 1124 kali

Ketua Forum Jurnalis Jambi (FJJ), Budi Harto angkat bicara soal dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum staf humas dan protokol sekretariat DPRD Muaro Jambi terhadap Masyuri, Jurnalis Media Online Sniper Kasus. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Ketua Forum Jurnalis Jambi (FJJ), Budi Harto angkat bicara soal dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum staf humas dan protokol sekretariat DPRD Muaro Jambi terhadap Masyuri, Jurnalis Media Online Sniper Kasus.

Budi menyayangkan adanya peristiwa dugaan kekerasan terhadap jurnalis ini. Menurutnya, perbuatan oknum Aparatur Sipil Negara dan honorer di Sekretariat DPRD Muaro Jambi tersebut tidak dibenarkan.

Budi berujar, jika ada hal-hal yang kurang berkenan, maka bisa dibicarakan dengan baik, bukan malah melakukan tindakan kekerasan. "Saya mengecam tindakan kekerasan tersebut. Sangat disayangkan, apalagi terduga pelakunya adalah oknum abdi negara yang seyogyanya bisa berprilaku humanis,"kata Ketua FJJ, Budi Harto, Rabu 12 April 2023.

Budi mendukung penuh langkah korban yang telah membuat laporan polisi. Budi pun mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas terduga pelaku.

"Kita meminta kepada aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan itu. Harus diproses sesuai ketentuan yang ada,"tegas Budi.

Budi menambahkan, etika dan sikap oknum ASN dan Honorer di humas dan protokol sekretariat DPRD Muaro Jambi yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap jurnalis tersebut perlu dievaluasi.

"Begitupun kepada Pj Bupati Muaro Jambi, sesuai dengan ketentuan untuk memberi sanksi yang berlaku," tandas Budi.

Sebagaimana diketahui, Masyuri, jurnalis media online Sniper Kasus diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum staf humas dan protokol Sekretariat DPRD kabupaten Muaro Jambi.

Dugaan pengeroyokan ini terjadi di ruangan humas dan protokol sekretariat DPRD Kabupaten Muaro Jambi pada Selasa, 11 April 2023.

Akibat peristiwa dugaan pengeroyokan ini, Syamsuri mengalami luka benjol pada bagian kepala sebelah kiri.

Akibat kejadian itu, Masyuri didampingi sejumlah rekan seprofesinya membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Muaro Jambi pada Rabu, 12 April 2023.

Menurut Syamsuri, kasus dugaan penganiayaan ini bermula saat ia dan seorang rekan seprofesinya mengkonfirmasi perihal tagihan kerjasama publikasi ke bagian humas dan protokol Sekretariat DPRD kabupaten Muaro Jambi.

Saat kejadian, Syamsuri tengah mempertanyakan alasan pengembalian berkas tagihan publikasi milik rekannya tersebut ke staf humas dan protokol DPRD Muaro Jambi. (*/red)

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah

Proyek Pintu Air Rp 4 M Disorot Sejak Tender, Kini Sedang di Audit BPK RI?

TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber

Berita Daerah

Pemprov Jambi Terbitkan SE Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Salah Satunya Larangan Pesta Kembang Api

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P

Berita Daerah

Korban Penghinaan Gugat Ganti Rugi Rp 540 Juta di PN Tanjabtim

TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga

Hukum & Kriminal


Advertisement