KUALATUNGKAL – Oknum PNS dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Imam, anak dibawah umur, Sabtu malam (17/10) di salah satu Warnet di Jalan Anggrek, Kelurahan Tungkal IV Kota.
Imam, warga Lorong Pepaya Kelurahan Tungkal IV Kota Kabupaten Tanjungjabung Barat ini diperlakukan tidak sewajarnya oleh oknum PNS tersebut (inisial L).
Kepada polisi, korban mengaku lehernya dicekik oleh terlapor yang diketahui memiliki warnet tersebut.
Wati selaku orang tua korban kepada wartawan di Polres Tanjab Barat, Sabtu malam (17/10) mengatakan, sebelum kejadian, anaknya sedang bersenda gurau dengan temannya. Entah kenapa, speaker warnet tersenggol dan jatuh.
Sang pemilik warnet langsung mendatangi korban dan spontan mencekik leher korban. Kata Wati, kepala anaknya sempat tebentur ke semen dan mengalami bengkak di bagian dahi.
" Kepala anaksaya itu pusing dan dahi nya juga benjol," kata Wati.
Tak senang dengan perlakukan oknum tersebut, Wati langsung mendatangi warnet tersebut. Saat itu, sambutan terlapor kurang berkesan dan merasa cuek. Padahal, dia datang dengan itikad baik guna menanyakan permasalahan yang terjadi.
Akhirnya keluarga Imam melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke pihak yang berwajib, Sabtu lalu.
"Saya tidak senang anak saya diperlakukan seperti itu, karena dia anak kecil. Maka kami keluarga melaporkan ke Polres," tandasnya.
" Warnet ini juga nonstop bukanya tidak ingat waktu lagi, tentunya ini merusak anak-anak sekolah. Kita minta Dinas terkait untuk mengecek izin usahanya dan menindak lanjutinya," tambah dia.
Kepada wartawan, Imam membenarkan kronologis tersebut. Setelah itu dia mengalami pusing dan memar pada dahi.
" Sudah dicekik nya, kepala kami sempat terbentur," kata Imam, Sabtu malam.
Terpisah, Kapolres Tanjab Barat AKBP Agus Sumartono, Sik MH melalui Kanit PPA Iptu Lumbrian Hayudi Putra, Sik membenarkan kejadian tersebut.
" Diduga pelaku berinisial L oknum PNS Kantor Kecamatan Betara ini ada niat baik untuk meminta maaf dan bertanggung jawab untuk pengobatan korban," ungkap Kanit PPA, kepada wartawan, Minggu (18/10).
Dijelaskan dia, kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan damai di Polres Tanjab Barat. Bahkan, langsung disaksikan oleh ketua RT dari warga yang bersangkutan.
"Pelaku tanggung jawab untuk pengobatannya sampai sembuh hingga tidak merasa sakit lagi," jelas Lumbrian.(*)
Penulis : Den/Iskandar
Editor : Andri Damanik
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs