JAMBI (halosumatera.com) - Peredaran Narkotika dan Obat-obatan di Provinsi Jambi kian meningkat. Polda Jambi pun tak tinggal diam, menggagalkan peredaran barang haram itu.
Selasa (20/10) lalu Tim Subdit III Ditresnakoba Polda Jambi, kembali mengamankan 3.800 pil ekstasi, sekira pukul 22.30, di kawasan Pujasera, Kecamatan Jelutung.
Ekstasi ini didapat dari seorang pria berinisial F (41) warga Lets Kost Handil. Selain ekstasi, petugas juga mengamankan 81,45 gram sabu.
Direktur Resnakoba Polda Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede mengungkapkan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, bahwa sering dilakukannya transaksi narkotika di kawasan Pujasera, Kecamatan Jelutung.
“Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Jambi langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap informasi tersebut dan berhasil mengamankan pelaku F,” jelas Kombes Pol Dewa Putu Gede.
Dikatakan Kombes Pol Dewa Putu Gede, pada Rabu (21/10) sekira pukul 17.00, Tim Opsnal melakukan pengembangan di Perumahan Puri Masurai 5, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo. Benar saja Tim Opsnal berhasil menemukan barang haram tersebut yang disimpan dalam plastik sedang dan ekstasi dalam bentuk bubuk dan utuh dalam ukuran besar.
Akibat perbuatannya itu, pria tersebut terancam pasal 114 dan 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. (*/Tim)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata