Polda Jambi Undang Para Tokoh Agama di Rumah Kebangsaan Siginjai


Selasa, 23 April 2024 - 16:29:02 WIB - Dibaca: 404 kali

HALOSUMATERA.COM / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Polda Jambi melalui Direktorat Intelkam Polda Jambi mengundang para tokoh agama di Provinsi Jambi di Rumah Kebangsaan Siginjai Provinsi Jambi, Selasa siang (23/4/24).

Hadir dalam silaturahmi tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono M. Si, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K.,M.H, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol Habib Prawira, Dirintelkam Polda Jambi Kombes Pol Ronalzie Agus, S.I.K, Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol Alfonso Dolly Gelbert Sinaga, S.I.K.

Turut hadir Kanwil Kemenag Provinsi Jambi yang dihadiri oleh Kakanwil H.Zoztavia, M.Ag.,M.Pd.I, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Provinsi Jambi, Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Jambi, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jambi, MUI Provinsi Jambi dihadiri, FKUB Provinsi Jambi serta para tokoh masyarakat, agama yang ada di Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono M. Si dalam sambutannya mengatakan, adapun kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Polda Jambi dan para tokoh agama di Provinsi Jambi.

Kapolda mengatakan, situasi kondusif di Provinsi Jambi tidak terlepas dari peran para tokoh agama di Provinsi Jambi.

" Alhamdulilah situasi kamtibmas di Provinsi Jambi sampai dengan saat ini masih kondusif, itu semua berkat peran serta bapak-bapak tokoh agama yang senantiasa menyampaikan hal-hal yang baik kepada para umat," ujar Jenderal Bintang Dua ini.

Ditambahkan Kapolda, disamping kegiatan agama,  situasi di Jambi pasca Pemilu juga berlangsung aman dan kondusif.

" Kita juga sudah lihat kemaren putusan MK, dan alhamdulilah di Provinsi Jambi masih dalam keadaan kondusif. Kedepan kita akan menghadapi Pilkada, dan tentunya kerawanannya akan berbeda dengan Pileg yang telah kita lalui, namun kita tetap optimis untuk pelaksanaan Pilkada Provinsi Jambi akan berjalan dengan kondusif," harap Kapolda Jambi.

Kapolda Jambi juga menyinggung soal maraknya Judi Online. " Pemerintah sekarang melihat sesuatu yang serius dampak dari kemajuan tekhnologi yaitu judi online, berdasarkan informasi dari kemenkomifo jumlah pemain judi online yang ada di Indonesia sudah mencapai 2,7 juta jiwa, dan saya juga sudah menghimbau kepada anggota saya untuk tidak ikut dalam perjudian online," jelasnya.

Kapolda menegaskan, permasalahan judi online ini apabila tidak ditangani bersama berdampak pada masalah finansial, dan akhirnya akan menyebar menjadi perbuatan yang melanggar hukum.

" Apapun bentuknya yang namanya perjudian itu melanggar hukum dan ada ancaman hukum yang sudah diatur undang-undang," tambah Kapolda.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antar para tokoh dan Kapolda serta para PJU Polda Jambi yang hadir. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.(*/RKS)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

BADKO HMI Jambi Malah Aksi di Polda Jambi, Ini Dipicu Bentrok dengan Aparat di Gedung Dewan

JAMBI - Aksi Badan Koordinasi HMI Jambi malah berbuntut panjang. Aksi yang telah dilakukan di Halaman Gedung DPRD Provinsi Jambi dua kali berujung bentrok denga

Berita Daerah

Kerakusan Pengusaha Ilegal memberikan Luka Menganga di Tubuh Bangsa

Ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor usaha, baik formal maupun informal. Namun, di balik geliat ekonomi, terdapat oknum yang menjalankan usaha secara ilegal.

Opini

Rio Dezaneru Targetkan 500 Juta Pembiayaan Non Bank untuk Anggota

MUARO JAMBI – Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi, Rio Dezaneru menargetkan lima ratus juta rupiah pemb

Berita Daerah

Terpilih Sebagai Ketua HIPMI Muaro Jambi, Ini Visi dan Misi Rio Dezaneru

MUARO JAMBI – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi menggelar pelantikan pengurus baru periode 2024-2027, di Aula Ru

Berita Daerah

Gedung Megah Senilai Rp 25 Miliar di Tanjabbar Disorot

TANJABBAR – Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar dalam dua tahun terakhir menggelontorkan anggaran untuk pembangunan Gedung Pemda senilai Rp 25 miliar. Dengan r

Berita Daerah


Advertisement