KABUPATEN TANJAB BARAT DARURAT KABUT ASAP

Rindu dengan Udara Sehat dan Cahaya Matahari yang Hangat di Pagi Hari


Jumat, 25 September 2015 - 12:42:52 WIB - Dibaca: 2763 kali

Fenomena Kabut Asap di Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat Kian Hari Semakin Kritis. (IT) / HALOSUMATERA.COM

Langit biru kini tak terpantau. Semuanya buram. Semua tertuju pada selimut kabut. Sinar mataharipun tampak kelam, hanya bayangan merah yang terlihat.

Andri Damanik, Kualatungkal

BEGINILAH kondisi di Kualatungkal. Kian hari kabut asap semakin pekat, membuat mata perih. Rumah-rumah banyak tertutup, aktivitas mulai lumpuh.

Seperti yang terjadi hari ini, seluruh siswa di sekolah-sekolah dipulangkan, mengingat kabut semakin pekat. Para siswa diliburkan, dan masuk kembali pada Senin pekan depan.

Para pengendara juga tak lepas dari masker. Mereka mulai sadar, kabut asap mulai mengancam pernafasan.

“Kapanlah kabut asap ini hilang,” ujar Riki salah seorang siswa menengah atas ditemui infotanjab.com di Jalan Sri Sudewi.

Beberapa hari lalu, Tungkal sempat diguyur hujan, meski sebentar. Saat itu, udara mulai nyaman dihirup, tapi dua hari terakhir kepulan asap membuat nafas sesak. Ntah sampai kapan warga di Provinsi Jambi ini menghirup asap beracun.

Seperti yang dituturkan Kabid Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Tanjabbar, Zaharuddin belum lama ini, kadar udara di Kualatungkal sudah memprihatinkan. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sudah melebihi angka 300. Kata dia, udara di Tungkal sudah berbahaya. Dipastikan, angka ISPU pun kian bertambah, bisa mencapai 400.

Di pihak lain, sejumlah masyarakat yang peduli dengan asap telah membagi-bagikan ribuan masker kepada pengendara. Di Kualatungkal, Jamal Darmawan telah membagikan masker lebih dari 5.000 lembar.

Di Tebing Tinggi, PT LPPPI juga telah membagikan ribuan masker kepada pengendara dengan sasaran utama para anak sekolah. Sedangkan Dinkes Tanjabbar telah membagikan masker lebih dari 20.000 lembar.

Berbagai upaya sudah dilakukan, seperti yang dilakukan sebagian ulama di Kualatungkal, telah menggelar beberapa kali shalat istisqa. Intinya, asap bisa dibasmi dengan Izin Sang Pencipta (tuhan yang maha esa).

Semua berdoa, berharap hujan pun tiba. Semua mendambakan udara pagi yang segar dan sinar matahari yang begitu hangat di badan. Langit biru yang diidam-idamkan belum tembus dengan pandangan mata.(***)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hidupkan Dermaga Kuala Jambi, Kapal Barang Diprediksi Ramai, KSOP Turunkan Personel

TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini

Berita Daerah

Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu

Berita Daerah

Kapolres Tanjabbar dan Jajaran Polsek Merlung Tinjau Lokasi Banjir, Berikan Imbauan Keselamatan

MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu

Berita Daerah

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah


Advertisement