Sempat Kabur ke Bayung Lincir, Pencuri Udang Ketak Menyerahkan Diri ke Polisi


Rabu, 07 Oktober 2015 - 15:14:01 WIB - Dibaca: 2431 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pencuri udang ketak di Pasar Ikan Parit II, Kelurahan Tungkal III akhirnya menyerahkan diri ke Polsek KP3, Selasa sore (6/10). Sebelumnya, pelaku sempat melarikan diri dan menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang).

Pelaku diketahu berinisial BI, warga Jalan Tangga Raja Ilir Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat. Ternyata pelaku melarikan diri ke Bayung Lincir, Sumatera Selatan.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Agus Sumartono, Sik MH melalui Kapolsek KP3 Iptu Syaiful Anwar mengatakan, pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) itu menyerahkan diri kepada petugas setelah kembali ke kediamannya di Kualatungkal.

Sebelumnya, tersangka masuk dalam Daftar Pencarian Orang, Nomor : DPO / 01 / VIII / 2015 / Sek.KPM, tgl 15 Agustus 2015 dan dipertegas dengan Laporan Polisi No.Pol : LP / 02-B / VIII / 2015 / Jbi / Res Tjb Brt / Sek.KPM, tgl 12 Agustus 2015 tentang tindak pidana curat berupa udang ketak.

Dijelaskan dia, setelah melakukan pencurian bersama tersangka Nor Asyikin pada 12 Agustus 2015, pelaku kabur dan bersembunyi di Bayung Lincir, Palembang dan setelah dilakukan pendekatan kepada orang tua pelaku akhirnya pelaku pada hari Selasa (6/10) sekira pukul 05.00 wib kembali ke rumah dan menyerahkan diri kepada Polsek KPM.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan di Polsek KP3," paparnya.

Karena DPO tersebut masih dibawah umur, polisi akan mencari solusi untuk diversi.

" Mengingat usia pelaku masih 17 tahun maka merujuk pada pasal 7 undang undang No 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak maka akan di upayakan diversi," tukasnya.

Sementara Nur Asikin (20) pelaku lainnya dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

Terduga yang akrab dipanggil Uut kepada media ini mengaku selama kabur ke Bayung Lincir, Palembang bekerja sebagai kernek mobil truk.

"Habis melompat kelaut itu kemarin, saya naiknya di jembatan pelabuhan pak Abas. Dan terus mencari mobil ikut ke Bayung Lincir, mobil itu saya stopkan di Jalan dan memang saya tidak kenal juga sopir itu," akui Uut.

Diberitakan sebelumnya, spesialis pencuri udang ketak laut milik gudang Hadi Wiyoto yang berlokasi di Pasar Ikan Tanggaraja Ilir dalam Kota Kuala Tungkal berhasil digagalkan warga, pada Rabu pagi (12/8) sekitar pukul 02.00 wib.

Hadi Wiyoto sang pemilik gudang mengaku udang ketak yang ada di gudang kerab berkurang dalam dua bulan terakhir. Dia curiga, ada yang mencuri udang ketak tersebut.

“Paling sedikit sekitar 30 ekor berukuran jumbo yang selalu hilang di gudang,” kata Hadi.(*)

Penulis : Iskandar

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement