Strategi Atasi Konflik Lahan sampai Memahami Hukum Adat Jambi


Minggu, 22 November 2020 - WIB - Dibaca: 863 kali

Debat Publik ke-2 Cawagub Jambi di Swiss-Belhotel, Sabtu (21/11/20).(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Dengan tenang, Abdullah Sani mampu memberikan pertanyaan dari moderator dalam Debat Publik Cawagub Jambi di Swiss-Belhote, Sabtu malam(21/11).

Masih banyaknya sejumlah konflik sosial (masyarakat dan perusahaan) yang belum teratasi di Provinsi Jambi, jika nantinya terpilih sebagai wakil gubernur Jambi, Abdullah Sani memiliki strategi.

Menjawab pertanyaan moderator, Abdullah Sani mengatakan, mengatasi konflik harus dimulai dari pembentukan tim terpadu. Dengan tim terpadu maka dapat memahami konflik. Sehingga data dapat digunakan didalam menyelesaikan konflik.

Dengan adanya tim terpadu maka dibutuhkan pendataan. Sehingga tidak merugikan masyarakat.

Dengan memperkuat tim terpadu dan penguatan data, Abdullah Sani meyakini konflik di Jambi dapat diselesaikan.

Setiap pertanyaan yang disampaikan ke Abdullah Sani, dia dapat menjawab secara singkat, padat dan tidak pernah bertele-tele. Sehingga tidak pernah kehabisan waktu untuk menjelaskan gagasannya.

Paham Hukum Adat Jambi

Ada yang menarik pengamatan selama debat kandidat Cawagub Jambi malam tadi. Di antara ketiga kandidat, hanya Abdullah Sani yang terlihat begitu paham dengan hukum adat Jambi.

"Seciap bak ayam. Sedenting bak logam. Adat bersendi syara’. Syara’ bersendikan kitabullah. Syara’ mengatokan. Adat memakai."

Itu adalah kata-kata yang menggambarkan pengetahuan Yai Sani –panggilan akrab Abdullah Sani- tentang Jambi dan hukum adat Jambi.

Sebagai tokoh agama, perjalanan panjang berbaur dengan masyarakat, Yai Sani begitu paham dengan Hukum Adat Jambi. Termasuk upaya implementasi di dalam program visi misi Jambi Mantap 2024.

Salah satu yang menjadi konsentrasinya adalah Kurikulum muatan lokal yang berisikan sejarah Jambi dan adat Jambi.

"Yai Sani tidak diragukan lagi kalau bicara tentang hukum adat Jambi. Ini yang menampakkan betapa Yai Sani orang tua yang pantas dituakan," kata Musri Nauli, Direktur Media dan Publikasi Haris-Sani.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kontes Gilo Batu Meriahkan HUT RI ke-80 di Jambi

JAMBI - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Keluarga Besar Komunitas Batu Cincin Jambi (KBC-J) akan menggelar kont

Berita Daerah

Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagikan Bendera ke Pedagang dan Anggota Tani Merdeka Jambi

JAMBI – Menyambut HUT RI ke 80, Polda Jambi melalui Ditintelkam Polda Jambi membagi-bagikan bendera merah putih kepada pedagang di Pasar Pakubuwono dan Pasar

Berita Daerah

Tabligh Akbar Meriahkan HUT RI dan Hari Jadi ke-60 Tanjabbar, Hadirkan Ustaz Nasional Fikri Zainuddi

TANJABBAR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemerintah Kabupaten Tanju

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Buka Lomba Balap Pompong, Lestarikan Tradisi Bahari dan Dongkrak Wisata Daerah

TANJABBAR – Masih dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Drs. H. Anwar

Advertorial

Kolaborasi untuk Lingkungan Bersih, Bupati Tanjab Barat Ikut Gotong Royong Serentak

TANJABBAR - Usai memimpin apel pelepasan, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, langsung bergabung dalam kegiatan gotong royong serentak yang

Advertorial


Advertisement