Strategi Atasi Konflik Lahan sampai Memahami Hukum Adat Jambi


Minggu, 22 November 2020 - WIB - Dibaca: 140 kali

Debat Publik ke-2 Cawagub Jambi di Swiss-Belhotel, Sabtu (21/11/20).(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Dengan tenang, Abdullah Sani mampu memberikan pertanyaan dari moderator dalam Debat Publik Cawagub Jambi di Swiss-Belhote, Sabtu malam(21/11).

Masih banyaknya sejumlah konflik sosial (masyarakat dan perusahaan) yang belum teratasi di Provinsi Jambi, jika nantinya terpilih sebagai wakil gubernur Jambi, Abdullah Sani memiliki strategi.

Menjawab pertanyaan moderator, Abdullah Sani mengatakan, mengatasi konflik harus dimulai dari pembentukan tim terpadu. Dengan tim terpadu maka dapat memahami konflik. Sehingga data dapat digunakan didalam menyelesaikan konflik.

Dengan adanya tim terpadu maka dibutuhkan pendataan. Sehingga tidak merugikan masyarakat.

Dengan memperkuat tim terpadu dan penguatan data, Abdullah Sani meyakini konflik di Jambi dapat diselesaikan.

Setiap pertanyaan yang disampaikan ke Abdullah Sani, dia dapat menjawab secara singkat, padat dan tidak pernah bertele-tele. Sehingga tidak pernah kehabisan waktu untuk menjelaskan gagasannya.

Paham Hukum Adat Jambi

Ada yang menarik pengamatan selama debat kandidat Cawagub Jambi malam tadi. Di antara ketiga kandidat, hanya Abdullah Sani yang terlihat begitu paham dengan hukum adat Jambi.

"Seciap bak ayam. Sedenting bak logam. Adat bersendi syara’. Syara’ bersendikan kitabullah. Syara’ mengatokan. Adat memakai."

Itu adalah kata-kata yang menggambarkan pengetahuan Yai Sani –panggilan akrab Abdullah Sani- tentang Jambi dan hukum adat Jambi.

Sebagai tokoh agama, perjalanan panjang berbaur dengan masyarakat, Yai Sani begitu paham dengan Hukum Adat Jambi. Termasuk upaya implementasi di dalam program visi misi Jambi Mantap 2024.

Salah satu yang menjadi konsentrasinya adalah Kurikulum muatan lokal yang berisikan sejarah Jambi dan adat Jambi.

"Yai Sani tidak diragukan lagi kalau bicara tentang hukum adat Jambi. Ini yang menampakkan betapa Yai Sani orang tua yang pantas dituakan," kata Musri Nauli, Direktur Media dan Publikasi Haris-Sani.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Surat Suara Pilgub Tiba di Tanjabtim, KPU Siapkan Waktu 4 Hari untuk Pelipatan dan Penyortiran

TANJABTIM (halosumatera.com) - Dikawal Ketat Petugas kepolisian, Surat Suara untuk Pilgub Jambi ini akhirnya tiba di gudang logisitik KPU Kabupaten Tanjung Jabu

Pilkada 2020

Menangkan Haris-Sani, Ketum PAN Zulhas ke Jambi

JAMBI - Demi menangkan Al Haris-Abdullah Sani, Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), turun langsung ke Jambi pada Senin 23 November 2020 nanti. Kedat

Pilkada 2020

Kampanyekan Fachrori-Syafril, Cik Bur Sudah Berkeliling Provinsi Jambi

JAMBI- Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, Burhanuddin Mahir bergerak total untuk memenangkan pasangan Fachrori-Syafril di Pilgub 2020. Wakil Ketua DPRD Provinsi

Pilkada 2020

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Turun ke Jambi, Menangkan FU-SN di Pilgub

JAMBI - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turun gunung menangkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi nomor urut 2, Fac

Pilkada 2020

Bencana Longsor, Dua Rumah Warga Porak Poranda

TANJABTIM (halosumatera.com)- Bencana tanah longsor menimpa masyarakat di RT 02, Dusun Jaya Abadi, Desa Mendahara Tengah (Menteng), Kecamatan Mendahara, Kabupat

Peristiwa


Advertisement