Wisatawan Jambi Tak Bisa Masuk Pulau Berhala


Rabu, 14 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 2773 kali

Pulau Berhala Sepi Wisatawan dalam Tujuh Bulan Terakhir.(istimewa) / HALOSUMATERA.COM

Sejak dulu, Pulau Berhala dekat dengan masyarakat Jambi. Tak heran, mereka yang bersenang-senang di pulau kecil ini sebagian besar warga Jambi. Sejak pandemi ini, pengunjung dari luar Kabupaten Lingga, termasuk Provinsi Jambi dilarang masuk, dengan alasan pandemi Covid-19.

ANDRI DAMANIK – HALO SUMATERA

Setidaknya ada 12 tour wisata stop beraktivitas membawa wisatawan Jambi ke pulau yang dulunya pernah menjadi rebutan Kepri dan Jambi ini.

Sejak Maret 2020, pulau ini tertutup untuk wisatawan luar Kabupaten Lingga. Bahkan, Kades setempat pernah menolak kedatangan wisatawan Jambi yang bertandang ke pulau ini.

Data yang diperoleh halosumatera.com, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri berulang mengeluarkan surat himbauan membuka dan menutup objek wisata Pulau Berhala, di Kecamatan Singkep Selatan.

Sejak Maret 2020 pulau berhala ini sempat ditutup, dan dibuka kembali pada 4 Juni 2020, melalui Surat Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lingga Nomor 556/PARPORA-DUP/270 yang ditandatangani langsung Kadisparpora Lingga, Drs  Raja Fahrurazi.

Selanjutnya, surat ini ditarik kembali, pemerintah setempat mengeluarkan surat terbaru tertanggal 26 Juni 2020, yang isinya imbauan untuk tidak menerima wisatawan dari luar Kabupaten Lingga.

Sejak surat ini diterbit, 12 travel wisata di Provinsi Jambi kelabakan, dan tidak ada wisatawan Jambi yang bisa masuk ke pulau tempat disemayamkannya Paduka Berhala ini.

Salah satu pengurus Tabri Tour, mengakui hal ini. Dihubungi halosumatera.com, pihaknya kecewa dengan kebijakan Pemkab Lingga yang menutup objek wisata ini.

“Artinya kita kan sudah ngikuti protokol kesehatan, kenapa gak boleh masuk, dan warga setempat juga menolak orang luar datang ke Berhala,” katanya yang ingin namanya dirahasiakan.

Tak hanya Tabri Tour, jasa travel wisata lainnya, seperti Gentala Tour, Rizal Guide Jambi, Puspa Sari Wisata, Exotic Berhala, Laguna Tour, Pesona Berhala dan Habibie Tour, juga tidak lagi membawa wisatawan ke pulau ini, sejak imbuan pemerintah setempat diterbitkan.

Erat Dengan Jambi

Di pulau kecil yang berada di ujung Selat Malaka ini, lebih dari 40 Kepala Keluarga yang berdiam. Ada tiga kampung disini, Kampung Lama (Riau), Kampung Tengah dan Kampung Jambi. Namun, perbedaan etnis Jambi dan Riau tak lagi dirisaukan. Mereka telah berbaur, saling mengisi dan menjaga peradaban demi kelestarian pulau.

Berhala Desanya, masuk dalam administrasi Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Khusus di Kampung Jambi, yang secara administrasi masuk dalam Desa Berhala Kecamatan Singkep Selatan, terdapat dermaga lama yang kondisinya rusak tergerus ombak. Dulunya, para wisatawan Jambi menambatkan kapal di dermaga ini, sebelum dibangun dermaga baru, yang lokasinya di Kampung Riau.

Di pulau ini, ada beberapa pengusaha Jambi yang membeli tanah, yang kabarnya akan dibangun villa untuk para wisatawan. Namun pembangunan belum juga terealisasi.

Selain omset dari pengunjung wisata, warga di pulau ini sebagian bekerja sebagai nelayan. Salah satu penghasilan tambahan dari warga di sini adalah berdagang ikan teri.

Biasanya, di Bulan Oktober, air laut mengering, warga di pulau ini kebanjiran omset, mengumpul ikan teri halus, lalu dijual ke luar Berhala.

Produksi ikan teri ini bisa sampai berton-ton, dan menjadi omset tahunan bagi setempat.

Meski masuk dalam administrasi Provinsi Kepulauan Riau, warga di Pulau Berhala lebih memilih belanja bahan pokok ke Sadu ataupun ke Nipah Panjang, ketimbang ke Pulau Singkep (dabo).

Pasalnya, jarak tempuh ke Kabupaten Tanjabtim lebih dekat ketimbang ke Dabo. Selisihnya bisa dua jam perjalanan dengan speedboat.(bersambung)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

BADKO HMI Jambi Malah Aksi di Polda Jambi, Ini Dipicu Bentrok dengan Aparat di Gedung Dewan

JAMBI - Aksi Badan Koordinasi HMI Jambi malah berbuntut panjang. Aksi yang telah dilakukan di Halaman Gedung DPRD Provinsi Jambi dua kali berujung bentrok denga

Berita Daerah

Kerakusan Pengusaha Ilegal memberikan Luka Menganga di Tubuh Bangsa

Ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor usaha, baik formal maupun informal. Namun, di balik geliat ekonomi, terdapat oknum yang menjalankan usaha secara ilegal.

Opini

Rio Dezaneru Targetkan 500 Juta Pembiayaan Non Bank untuk Anggota

MUARO JAMBI – Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi, Rio Dezaneru menargetkan lima ratus juta rupiah pemb

Berita Daerah

Terpilih Sebagai Ketua HIPMI Muaro Jambi, Ini Visi dan Misi Rio Dezaneru

MUARO JAMBI – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi menggelar pelantikan pengurus baru periode 2024-2027, di Aula Ru

Berita Daerah

Gedung Megah Senilai Rp 25 Miliar di Tanjabbar Disorot

TANJABBAR – Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar dalam dua tahun terakhir menggelontorkan anggaran untuk pembangunan Gedung Pemda senilai Rp 25 miliar. Dengan r

Berita Daerah


Advertisement