Airud Mabes Lepaskan Tembakan Peringatan saat Kejar-kejaran di Laut Lepas


Jumat, 30 November 2018 - 12:08:15 WIB - Dibaca: 2478 kali

Penangkal Miras Ilegal di Perairan Tanjabbar, Jumat Dini Hari oleh Polairud Mabes Polri.(30/11).(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Aksi penyelundupan miras asal Batam yang rencananya dibawa ke Pulau Kijang, Riau akhirnya digagalkan Polairud Mabes Polri, Jumat dini hari.

Kapal Patroli Anis Madu 3009 dari Polairud Mabes Polri (Baharkam Polri) sempat kejar - kejaran dengan Speedboat bodong berwarna abu-abu bermesin lima di perairan laut lepas (OPL) perbatasan Tanjabbar dan Riau.

Akhirnya, Speedboat yang berawakan tujuh orang dengan mengangkut 300 dus berisi miras bermerk terkenal ini berhasil stop setelah diberikan tembakan peringatan.

"Ya, karena mereka gak mau berhenti tim sempat memberikan tembakan peringatan,"
kata Komandan Kapal Anis Madu 3009 Polairud Mabes Polri, AKP Ambar Marwanto, S.ST kepada awak media, Jumat.

Ambar menjelaskan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, bahwa di sekitaran perairan Pulau kijang banyak masuk penyelundupan miras dan rokok ilegal.

Tim patroli melakukan pengintaian dan penyelidikan serta melakukan patroli rutin di wilayah tersebut. Dan hasilnya pada Jumat (30/11/18) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB tim berhasil mengamankan dan menangkap satu unit Speedboat berwarna abu-abu tanpa nama dengam lima mesin (masing masing mesin 200 PK, red) membawa sekitar 300 Dus minuman keras berbagai merek dan bila dihitung rupiah ditaksir kurang lebih sekitar Rp. 1,2 Milyar.

Lebih lanjut, AKP Ambar menjelaskan, speedboat tanpa nama tersebut berlayar dari OPL Singapura (Laut Lepas) dengan tujuan Pulau Kijang, Riau. Dalam perjalanan, persisnya di perairan Tanjab Barat tim Patroli mencurigai Speedboat tersebut. Kemudian tim patroli melakukan pengejaran.

Akhirnya tim berhasil menghentikan Speed Boat tersebut di wilayah Perairan Tanjab Barat tepatnya di sekitar Kuala Betara.

Selain mengamankan speed boat dan ratusan dus minuman keras ilegal, tim juga mengamankan 7 orang ABK.

Berdasarkan informasi dari ABK, ratusan dus miras Ilegal tersebut milik saudara Willy dari Batam dan akan dikirim ke Pulau Kijang, Riau.

"Untuk penerima ratusan dus miras Ilegal tersebut di Pulau Kijang, kita masih belum tahu, masih kita dalami," bebernya kepada awak media.

Saat ini speed boat berwarna abu-abu tanpa nama tersebut disandarkan di Pelabuhan Marina Kuala Tungkal. Dan untuk 7 orang ABK tersebut saat ini diamankan di Kapal Anis Madu 3009 guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. (*/Eko)

Editor : Tim Redaksi

Baca Juga: Pol Airud Mabes Polri Amankan Miras Ilegal Berikut 7 ABK




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kasus ASN Ditjenpas Jambi tersangkut Peredaran Narkoba Dilimpahkan ke Kejati Jambi

JAMBI –  Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan

Berita Daerah

Saling Bongkar Lebih Baik daripada Saling Melindungi

Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m

Opini

LBH Siginjai Layangkan Keberatan ke Wali Kota Jambi, Syarat Gugatan PMHP ke PTUN

JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata

Berita Daerah

Kapolda Jambi Apresiasi Kinerja Intelijen Jaga Dinamika dan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi

Berita Daerah

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Peningkatan Mutu UMKM, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai

Advertorial


Advertisement