KUALATUNGKAL – Warga Penyabungan mengancam akan melaporkan konflik dengan PT DAS ke Presiden RI. Mereka juga akan berencana menduduki lahan tersebut bila Pemkab Tanjabbar tidak bisa menyelesaikannya.
Hal ini dikatakan Edi Warsono, perwakilan Desa Penyabungan, dikonfirmasi infotanjab.com, Kamis siang (13/8) di Kantor Bupati Tanjab Barat.
Menurut dia, selama lahan tersebut dikelola PT DAS, kerugian warga mencapai Rp 500 miliar lebih. Sebab, dulunya lahan itu ditanami sawit sebagai sumber pendapatan warga setempat.
“Kami inginkan lahan kami dikembalikan,” ujar Edi.
Dikatakan, lahan 1.100 hektare tersebut dipinjam pakai oleh PT DAS sekitar 1991 lalu. Saat itu, lahan tersebut ditanami karet oleh pihak perusahaan. Hingga sekarang, lahan tersebut telah ditanami kelapa sawit sebagai komoditi perkebunan perusahaan.
Sementara itu, pihak PT DAS belum berhasil dikonfirmasi infotanjab.com. (*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi
TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara
JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta