KUALATUNGKAL – Pembangunan Sport Center atau lebih dikenal sebagai Gedung Olahraga (GOR) terus berpolemik. Mencengangkan, di akhir jabatan Bupati Usman Ermulan, mega proyek ini dikucurkan, meski hanya sebatas pembangunan pondasi. Tak tanggung, anggaran yang dikucurkan berkisar Rp 10 miliar.
Saat ini, Unit Layanan Pelelangan Elektronik Dinas PU Kabupaten Tanjabbar telah melelangkan anggaran perencanaan. Selepas ini, dilanjutkan tender fisik.
Peltu Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjabbar, Ir Firdaus Khatab kepada infotanjab.com, Kamis siang, tak banyak komentar soal ini. Dia juga belum mendapat informasi resmi bahwa mega proyek ini akan dikucurkan.
“Tadi saya rapat di Bapemdalda, tidak ada masuk anggaran GOR ini,” ujar dia.
Soal pembangunan yang berkelanjutan di akhir jabatan Bupati Usman Ermulan, Firdaus tak mau berkomentar lebih jauh. “Coba dikonfirmasi Kadis PU nya langsung, baru ke saya,” ujar Firdaus.
Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjabbar, Ir Andi Achmad Nuzul belum berhasil dikonfirmasi infotanjab.com. Dihubungi via ponselnya, terdengar nada tidak aktif.
Sebelumnya, Jamal Darmawan Sie, anggota Komisi III DPRD Tanjabbar berharap, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat memangkas program yang tidak skala prioritas dan mengutamakan program pro rakyat.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata