KUALATUNGKAL – Pembayaran air ledeng kini dipindahkan dari Kantor PDAM ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanggorajo. Sebelumnya, pelanggan PDAM sempat membayar tagihan air ledeng di kantor pos terdekat.
Salah seorang pelanggan PDAM, mengaku kesulitan saat membayar tagihan air ledeng di BPR Tanggorajo, Senin pagi. Pasalnya, semua transaksi di BPR dipusatkan pada satu tempat. Dia harus antri hingga satu jam hanya untuk membayar tagihan air ledeng.
“Menumpuk di situ semua, sementara yang mau bayar air ledeng banyak. Lain lagi transaksi lainnya,” ujar seorang pelanggan PDAM yang ingin namanya dirahasiakan, saat ditemui infotanjab.com pagi tadi.
Warga yang tinggal di Parit II ini berharap, pembayaran air ledeng dikembalikan ke kantor pos atau kantor PDAM, agar pelanggan tidak antri lama saat membayar tagihan.
Terpisah, Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian, membenarkan, loket pembayaran air ledeng dipusatkan di BPR Tanggorajo terhitung Senin (13/7).
Hal ini berdasarkan perintah Bupati Tanjabbar. “Bupati yang intruksikan, agar menambah PAD kita. Sebab, ada biaya administrasi sebesar Rp 2.500, bisa masuk ke kas daerah,” tukasnya.
Mantan anggota DPRD ini mengaku, pembayaran di BPR Tanggorajo berjalan lancar. (*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata