KUALATUNGKAL – Sepertinya sejumlah politisi di Komisi III DPRD Tanjabbar sepakat untuk mendorong pembangunan GOR meski Tanjab Barat mengalami defisit anggaran. Alasannya, Kemenpora akan mengucurkan dana sebesar Rp 175 miliar, bila Pemerintah Daerah memulai pembangunan GOR di akhir tahun ini.
Pembangunan GOR merupakan cikal bakal digelontorkannya dana pusat. Sebagaimana dituturkan Anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat, Jamal Darmawan. Pada pertemuan di Kemenpora yang saat itu dihadiri Ketua DPRD dan Kadisporabudpar, sudah ada lampu hijau dari Kemenpora untuk mengucurkan dana, sebesar Rp 175 miliar.
“Tapi pemkab harus bangun dulu, sebagai dana sharingnya. Baru dana pusat dikucurkan,” ujar politisi dari Partai Demokrat ini.
Apa jaminannya Kemenpora mengucurkan dana ke Tanjabbar? Jamal menyerahkan sepenuhnya ke Pemkab Tanjabbar. Kata dia, semua itu tergantung loby pihak eksekutif.
“Pada saat ekspos di Kemenpora, sudah ada sinyal. Tinggal daerahlah yang memulai pembangunan awalnya,” ujar Jamal.
Terpisah, Hamdani anggota Komisi III lainnya mengaku belum ada kejelasan dari pihak eksekutif untuk tetap melanjutkan mega proyek tersebut.
Namun politisi dari PDIP ini sepakat, bila proyek ini dikucurkan meski sebatas pembangunan pondasi. Pasalnya, sudah ada sinyal dari Kemenpora RI untuk membantu daerah membangun sport center. Apalagi, dalam waktu dekat, Pemkab Tanjab Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jambi.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar, Aziz Rahman, menyatakan hal yang sama. Meski keuangan daerah mengalami defisit, proyek GOR sebaiknya dilanjutkan. Lantaran ada kesiapan Kemenpora untuk mengucurkan dana pusat.
“Kalau tidak ada bantuan dari pusat untuk melanjutkannya, tentu kita berfikir dua kali untuk mendorong pembangunan GOR, apalagi di akhir jabatan bupati,” ujarnya.
Kenapa tidak ditunda dan dilanjutkan di tahun depan? Aziz Rahman khawatir, keuangan daerah pada 2016 belum stabil, dan tidak memungkinkan menganggarkan proyek besar. Disamping itu, khawatir Kemenpora tidak mengucurkan dana pusat ke Tanjabbar.
Untuk diketahui, Pembangunan GOR merupakan program pemerintah daerah yang telah tercantum dalam RPJMD semasa kepemimpinan Usman Ermulan dan Katamso. Sayangnya, sarana olahraga ini baru dibangun di akhir tahun, itupun hanya sebatas pembangunan pondasi.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata