Apa Jaminan Kemenpora Kucurkan Dana Sport Center? Ini Penjelasan Dewan


Minggu, 30 Agustus 2015 - 11:23:32 WIB - Dibaca: 2067 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Sepertinya sejumlah politisi di Komisi III DPRD Tanjabbar sepakat untuk mendorong pembangunan GOR meski Tanjab Barat mengalami defisit anggaran. Alasannya, Kemenpora akan mengucurkan dana sebesar Rp 175 miliar, bila Pemerintah Daerah memulai pembangunan GOR di akhir tahun ini.

Pembangunan GOR merupakan cikal bakal digelontorkannya dana pusat. Sebagaimana dituturkan Anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat, Jamal Darmawan. Pada pertemuan di Kemenpora yang saat itu dihadiri Ketua DPRD dan Kadisporabudpar, sudah ada lampu hijau dari Kemenpora untuk mengucurkan dana, sebesar Rp 175 miliar.

“Tapi pemkab harus bangun dulu, sebagai dana sharingnya. Baru dana pusat dikucurkan,” ujar politisi dari Partai Demokrat ini.

Apa jaminannya Kemenpora mengucurkan dana ke Tanjabbar? Jamal menyerahkan sepenuhnya ke Pemkab Tanjabbar. Kata dia, semua itu tergantung loby pihak eksekutif.

“Pada saat ekspos di Kemenpora, sudah ada sinyal. Tinggal daerahlah yang memulai pembangunan awalnya,” ujar Jamal.

Terpisah, Hamdani anggota Komisi III lainnya mengaku belum ada kejelasan dari pihak eksekutif untuk tetap melanjutkan mega proyek tersebut.

Namun politisi dari PDIP ini sepakat, bila proyek ini dikucurkan meski sebatas pembangunan pondasi. Pasalnya, sudah ada sinyal dari Kemenpora RI untuk membantu daerah membangun sport center. Apalagi, dalam waktu dekat, Pemkab Tanjab Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jambi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar, Aziz Rahman, menyatakan hal yang sama. Meski keuangan daerah mengalami defisit, proyek GOR sebaiknya dilanjutkan. Lantaran ada kesiapan Kemenpora untuk mengucurkan dana pusat.

“Kalau tidak ada bantuan dari pusat untuk melanjutkannya, tentu kita berfikir dua kali untuk mendorong pembangunan GOR, apalagi di akhir jabatan bupati,” ujarnya.

Kenapa tidak ditunda dan dilanjutkan di tahun depan? Aziz Rahman khawatir, keuangan daerah pada 2016 belum stabil, dan tidak memungkinkan menganggarkan proyek besar. Disamping itu, khawatir Kemenpora tidak mengucurkan dana pusat ke Tanjabbar.

Untuk diketahui, Pembangunan GOR merupakan program pemerintah daerah yang telah tercantum dalam RPJMD semasa kepemimpinan Usman Ermulan dan Katamso. Sayangnya, sarana olahraga ini baru dibangun di akhir tahun, itupun hanya sebatas pembangunan pondasi.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Program Bedah Rumah BAZNAS di Dua Kelurahan

TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin

Advertorial

Tinjau Lokasi Kebakaran di Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Penanganan Maksimal

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Gelar Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,

Advertorial


Advertisement