MEDAN (halosumatera.com) - Arus balik libur panjang di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara pada Minggu (1/11) mencapai 10.385 penumpang.
Plt Manajer Branch Communication Legal Bandara Kualanamu, Paulina Simbolon, Senin, mengatakan, jumlah penumpang pada arus balik itu merupakan yang tertinggi di tengah pandemi COVID-19.
Ia menyebutkan pergerakan pesawat di Bandara Kualanamu mencapai 96 penerbangan.
"Kami berharap hal ini dapat terjaga, yang paling penting adalah Bandara Kualanamu dan pemangku kepentingan dapat dengan konsisten menerapkan protokol kesehatan melalui konsep biosafety dan biosecurity management," ujarnya.
Paulina mengatakan, konektivitas udara tetap terjaga dan sektor penerbangan dapat berkontribusi optimal terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Tingkat ketepatan waktu penerbangan di Bandara Kualanamu mencapai hampir 80 persen.
Selain faktor cuti bersama, peningkatan jumlah penumpang juga disebabkan stimulus yang diberikan pemerintah untuk tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC).
"Saat ini rute terbanyak yang kami layani yaitu Jakarta yang mendapatkan stimulus sehingga cukup memberikan dampak peningkatan jumlah penumpang dari dan menuju Medan," katanya.(*/ant)
Sumber: antarasumut
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini