TANJABBAR - Aplikasi Sistem Management Kepegawaian (SIMEKA) yang dipelopori Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi tak berfungi dengan baik. Diduga proyek digital ini dibuat asal jadi.
Sebagaimana diketahui, aplikasi ini sempat diluncurkan beberapa waktu lalu oleh Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pembuatan aplikasi ini menelan anggaran Rp 186 juta, bersumber dari APBD - P tahun 2022.
Penggunaan Aplikasi ini untuk memudahkan memantau kehadiran 4.000 pegawai di Tanjabbar.
Pantauan awak media pada Senin (2/01/2023), aplikasi tersebut tidak bisa digunakan oleh para pegawai.
"Ais dah aplikasi eror pula, macam mane ni mau absen. Ngeri kite terancam TPP terpotong," keluh beberapa para pegawai saat dikonfirmasi.
Menanggapi hal tersebut, Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Gatot Suwarso, membenarkan bahwa aplikasi tersebut dalam kondisi uji coba.
" Ini sedang di otak Atik oleh timnya, namanya juga uji coba. Namanya juga buatan manusia," kilah Gatot.
Gatot Suwarso meminta para pegawai dan kepala OPD khususnya, menyikapi agar absensi dapat menggunakan sistem manual (Absensi kertas). (*/Yot/nik)
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole
JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold
JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam