KUALA TUNGKAL - Kepala Bapeda Provinsi Jambi A Fauzi Ansori resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Tanjabbar untuk mengisi kekosongan jabatan pasca berakhirnya masa kepemimpinan Usman-Katamso.
Dimana, mulai besok A Fauzi Ansori dipastikan akan memulai tugasnya sebagai kepala daerah di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.
Pelaksana Tugas Sekda Tanjab Barat, Firdaus Khatab dikonfirmasi wartawan, Rabu Sore membenarkan bahwa Pj Bupati A Fauzi mulai menjalankan tugasnya besok hari.
Dijelaskan Sekda, sebagai langkah awal kegiatan, A Fauzi akan bertatap muka dengan Forkompinda. Dilanjutkan dengan rapat seluruh staf dan seluruh SKPD dan seluruh camat. Dimana untuk rapat ini akan dilaksanakan di gedung pola.
Sekda menambahkan, bahwa dalam pertemuan itu, kita akan mendengarkan arahan kerja dari beliau.
"Rapatnya dipastikan sampai sore. Karena banyak yang akan dibahas," sebut Firdaus.
Sekda juga memastikan bahwa Pj Bupati sudah mulai menempati dan tinggal di rumah dinas.
Ketika ditanya, apakah Pj Bupati juga berencana akan blusukan ke sejumlah wilayah Tanjab Barat? Firdaus mengaku belum bisa memastikan adanya kegiatan tersebut.
"Kita lihat saja nanti. Namun yang pasti, bupati akan melihat dulu program-program apa yang akan dijalankan,"tandas sekda.(*)
Penulis : Son
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata