KUALATUNGKAL – Defisit anggaran di Kabupaten Tanjabbar dipicu berkurangnya suplai dana perimbangan dari pusat. Hal ini dikatakan Kabag Administrasi Perekonomian Setda Tanjabbar, Japar saat ditemui infotanjab.com, Senin siang di Kantor Bupati Tanjabbar.
Menurut Japar, berkurangnya suplai dana perimbangan akibat merosotnya harga minyak dunia. Tadinya 106 dolar per barel kini hanya di kisaran 40 dolar per barel.
Hal itu, kata dia, jelas berdampak pada APBN. Sementara Kabupaten Tanjabbar sebagian besar ditopang dana APBN, yakni DAU, DAK, dan dana perimbangan lainnya.
Soal defisit anggaran, jelas Japar, berpengaruh di seluruh daerah, terutama Kabupaten Tanjabbar. Selain dana kurang salur DBH Migas, juga diakibatkan berkurangnya kucuran dana perimbangan dari pusat.
“Kalau soal berapa anggaran kita yang dipangkas, silahkan tanya ke bagian keuangan,” ujar Japar.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar