KUALATUNGKAL – Dimana Keberadaan Kapal MV Tungkal Samudera yang menelan dana Rp 14 miliar? Pertanyaan ini akhirnya terjawab setelah Komisi III DPRD Tanjabbar berkunjung ke Gresik.
Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar, H Suhatmeri mengakui bahwa DPRD sudah melihat kondisi Kapal MV Tungkal Samudera di Gresik. "Kondisi fisik kapalnya memang masih bagus, hanya saja warna yang pudar karena sudah lama tidak dipakai, " ujar Suhatmeri kepada wartawan, via ponselnya Minggu (5/4).
Menurut Suhatmeri, kondisi terakhir kapal MV Tungkal Samudera itu mengalami kerusakan mesin sejak setahun terakhir.
"Ya sudah setahun kapal MV Tungkal Samudera tidak beroperasi, karena mengalami kerusakan pada mesinnya," jelasnya.
Pihak penyewa, sebut Suhatmeri berniat untuk memperbaiki, hanya saja perbaikan mesin itu membutuhkan tenaga ahli yang khusus dari Batam. Sayangnya, tenaga ahli tersebut tidak bisa ke Gresik.
"Memang ada upaya perbaikan dari penyewa hanya saja tenaga ahli sulit untuk didatangkan," terangnya.
Lanjutnya hanya ada dua langkah yang perlu dilakukan Pemkab Tanjabbar, anggarkan pembelian mesin baru atau menjual kapal MV Tungkal Samudera.
"Kita minta jual saja kapal itu, karena tak menghasilkan apa-apa, hanya jadi beban APBD saja selama ini, " tandasnya. (*)
Penulis : Jord
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata