BATANG ASAM – Irigasi sepanjang 2.500 meter di Desa Sri Agung, Kecamatan Batang Asam sudah ada yang rusak. Terlihat pada bagian tepi, coran semen tampak retak.
Irigasi ini dibangun pada 2013 lalu dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar.
Pantauan infotanjab.com di lokasi, selain retak, pada bagian sisi irigasi, terlihat anyaman besi untuk penguat coran beton.
Salah seorang petani setempat, Warno, dikonfirmasi infotanjab.com, mengaku bahwa proyek ini berasal dari Provinsi Jambi.
“Memang ini dibuat untuk mengalirkan air ke sawah-sawah kami,” ujar petani ini.
Hanya saja, dia tidak mengetahui soal kerusakan terutama bagian tepi bangunan irigasi yang sebagian sudah retak dan rusak.
“Kalau soal itu, kami tidak tahu,” ujarnya.
Sejauh ini, infotanjab.com belum berhasil mengkonfirmasi soal ini ke instansi terkait.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna
TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te
BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat dalam
JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig
JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/