BATANG ASAM – Irigasi sepanjang 2.500 meter di Desa Sri Agung, Kecamatan Batang Asam sudah ada yang rusak. Terlihat pada bagian tepi, coran semen tampak retak.
Irigasi ini dibangun pada 2013 lalu dengan anggaran sekitar Rp 15 miliar.
Pantauan infotanjab.com di lokasi, selain retak, pada bagian sisi irigasi, terlihat anyaman besi untuk penguat coran beton.
Salah seorang petani setempat, Warno, dikonfirmasi infotanjab.com, mengaku bahwa proyek ini berasal dari Provinsi Jambi.
“Memang ini dibuat untuk mengalirkan air ke sawah-sawah kami,” ujar petani ini.
Hanya saja, dia tidak mengetahui soal kerusakan terutama bagian tepi bangunan irigasi yang sebagian sudah retak dan rusak.
“Kalau soal itu, kami tidak tahu,” ujarnya.
Sejauh ini, infotanjab.com belum berhasil mengkonfirmasi soal ini ke instansi terkait.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJABBAR – Memantau operasi pasar murah di Terminal Kota Kualatungkal, Ketua Komisi II DPRD Tanjabar Suprayogi Syaiful turun langsung ke lokasi, Sabtu (11/04
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani dan anggota DPRD Tanjabbar menghadiri Soft Opening ORIS Experience Cafe 2 Tungkal yang berlokasi di samping alun –
TANJABBAR – Fraksi-fraksi di DPRD Tanjabbar menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2025 yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Tanjabbar. Pers
TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi meningkatkan eskalasi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Hal
TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada