Disdik Tanjabbar Tidak Ikut Campur Soal Ujian Susulan Siswa SLTA Sederajad


Selasa, 14 Juni 2016 - 12:09:02 WIB - Dibaca: 2078 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjabbar tak menampik siswa SLTA sederajad yang lulus 100 persen, tetapi harus mengikuti ujian susulan dengan sistem komputerisasi di Kota Jambi.

Siswa lulus seratus persen, tetapi ada mata pelajaran yang di UN-kan tidak tuntas atau tidak mencapai target.

Kabid Dikmen Disdik Tanjabbar Amrial membantah, jika jumlah siswa yang tidak tuntas menyelesaikan mata pelajaran yang di UN-kan mencapai 85 persen.

“Tidak sampai segitu, yang jelas banyak yang tidak mencapai nilai 5,5,” kata Amrial tanpa menyebut data siswa yang tidak menuntaskan mata pelajaran.

Siswa yang nilai UN tidak mencapai 5,5, diperbolehkan untuk mengikuti ujian susulan di Jambi. Menurut dia, ujian susulan tersebut bukan paksaan dari Disdik Tanjabbar.

“Artinya siapa yang mau ujian susulan, silahkan. Sifatnya mandiri,” kata Amrial.

Lantas bagaimana dengan siswa yang ingin melanjutkan Perguruan Tinggi Negeri? Amrial menegaskan, bagi siswa yang tidak tuntas pada UN lalu, jika ingin PTN tetap mengikuti ujian susulan sampai nilai mata pelajaran yang tertinggal bisa mencapai target.

“Tapi tidak semua begitu, perguruan tinggi swasta ada yang mau juga menerima siswanya, walaupun tidak tuntas UN-nya,” ujarnya.

Pihaknya sudah menyampaikan dilema ini kepada sekolah-sekolah, dalam dua tahun terakhir. Hanya saja, para siswa terkesan mengabaikan, lantaran kelulusan tergantung sekolah.

“Memang sekolah yang memberikan kelulusan, tapi nilai UN harus mencapai target,” katanya.

Ditambahkan dia, siswa yang tidak tuntas pada UN lalu, juga bisa mengikuti UN susulan tahun ini. Begitu juga siswa yang gagal pada tahun ini, bisa mengikuti ujian susulan pada tahun depan.

“Yang nyelenggarakan pihak Kota Jambi, kita tidak bisa ambil alih lantaran fasilitas tidak memadai,” timpalnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelulusan siswa SLTA di Tanjabbar menjadi dilema. Banyak siswa yang ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri harus menuntaskan mata pelajaran yang di UN-kan. Jika tidak, PTN tidak akan mewisuda mahasiswa yang nilai UN SMA-nya tidak tuntas.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement