MUARO JAMBI – Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, S.Ag memberikan tanggapannya terkait pelayanan Perumda Tirta Muaro Jambi yang kerab dikeluhkan masyarakat. Distribusi air kepada pelanggan tidak normal, dan hampir setiap hari air ledeng tidak hidup, khususnya di wilayah Perumahan Kembar Lestari I, Desa Mendalo Darat Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam live streamingnya di akun tiktok pribadinya Selasa (21/10/25), Aidi Hatta menyampaikan bahwa soal pelayanan Perumda Tirta Muaro Jambi sudah dibahas dengan pihak terkait. Diakui dia memang manajemen Perumda Tirta Muaro Jambi tidak maksimal, dan akhirnya Direktur Perumda Tirta Muaro Jambi sudah mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
Kata dia, untuk memperbaiki pelayanan Perumda Tirta Muaro Jambi pihaknya sudah mengusulkan untuk penambahan mesin.
“Memang masalah air perumda masih intens kita bahas hingga hari ini. Kalau saya melihat, secara structural Perumda Tirta Pengabuan juga belum baik, begitu juga dengan SDM-nya juga belum baik, sehingga realisasi pelayanan ke masyarakat belum maksimal,” kata Aidi Hatta dalam live streamingnya.
Seperti diketahui, distribusi air ledeng di komplek perumahan Kembar Lestari I Desa Mendalo Darat masih belum normal. Air ledeng biasanya hidup di sore hari atau pada tengah malam. Sebagian warga ada yang membuat sumur bor sendiri, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perumahan tersebut.(*/nik)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata