KUALATUNGKAL – Warga Tanjabbar semakin resah dengan masuknya makanan ringan impor. Diduga, makanan berkemasan kaleng asal luar negeri itu disinyalir membawa virus HIV.
Kadis Perindag dan Proda Kabupaten Tanjabbar, Kosasi, mengaku telah mendapatkan infomasi bahwa makanan kaleng terutama buah-buahan, khususnya produk Thailand dikhawatirkan membawa virus HIV. Makanan kaleng yang dimaksud seperti leci, rambutan, lengkeng, dan mangga pudding.
"Berdasarkan informasi yang didapat, kemasan makanan telah terinveksi darah orang pengidap HIV, sebab di negara tersebut, ratusan orang pengidap HIV bekerja di pabrik kalengan,” ujar Kosasih.
Dikatakan Kosasih, masalah ini juga telah diketahui Depkes Thailand sehingga kaleng-kaleng tersebut telah banyak disita. Namun kata Kosasi, sisa-sisa kemasan dihawatirkan lolos dan terlanjur diekspor ke Indonesia.(*)
Editor: Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata