Dua Persoalan yang Mencuat di RSD Daud Arif Kualatungkal, Ini Tanggapan Aktivis


Selasa, 23 Maret 2021 - 10:44:11 WIB - Dibaca: 1038 kali

Aktivis Mahasiswa Asal Tanjabbar, Ferdiono Ramadhan.(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR (HS) – Selain aksi mogok kerja dokter spesialis, persoalan lain juga muncul di rumah sakit plat merah ini. Hak pekerja cleaning service diduga belum diberikan pihak rumah sakit.

Aktivis Mahasiswa Asal Tanjung Jabung Barat, Ferdiono menyoroti dua hal ini. Kata dia, Pemkab harus merespon dan bergerak cepat mengenai insentif dokter dan hak pekerja cleaning service RSUD Daud Arif.

Ferdiono membandingkan, jika sekelas dokter spesialis yang masih menerima gaji dan penghasilan lainnya saja mogok, bagaimana dengan pekerja cleaning service (CS) yang penghasilan atau gaji pokoknya belum dibayarkan hampir empat bulan.

"Sekelas dokter spesialis yang masih terima gaji dan penghasilan lain saja mogok, bagaimana nasib rakyat kecil seperti pekerja cleaning service (CS) yang kebingungan memikirkan cara bagaimana bisa bertahan hidup tanpa gaji sebagai hak mereka sampai sekarang belum dibayarkan. Hampir empat bulan gaji mereka belum dibayar. Ditambah lagi tidak didaftarkannya para pekerja ini di BPJS," tuturnya, sabtu (20/3/21).

Ferdiono yang juga Wakil Ketua KNPI Tanjab Barat Bidang Politik, Kebijakan Publik dan Hukum berharap Pemkab Tanjab Barat bergerak cepat membantu puluhan pekerja cleaning service RS Daud Arif dalam menuntut haknya.

Menurutnya nasib pekerja cleaning service yang berpenghasilan jauh dibawah dokter spesialis ini juga butuh respon cepat dan perlu diperjuangkan oleh Pemkab Tanjab Barat dan pihak terkait yang mana ini menyangkut sisi kemanusiaan.

" Ini merupakan suatu pelanggaran Hak Asasi Manusia dan penindasan perbudakan gaya baru yang mana sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku hak mereka secara normatif sebagai pekerja tidak dipenuhi dan terkesan diabaikan oleh pihak pemberi kerja, kita minta Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga merespon dan bergerak cepat mengenai pemenuhan Hak normatif para Pekerja Cleaning Service yang belum terpenuhi sampai saat ini dan tidak tebang pilih seperti secepat merespon aksi mogok para dokter spesialis," tutupnya.(*)

Pewarta: Kaka




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement