JAMBI (halosumatera.com) — Calon Gubernur Jambi, Paslon nomor urut 2, Fachrori Umar dalam pernyataan penutup debat bertekad akan memajukan provinsi Jambi saat terpilih menjadi gubernur Jambi 2020-2024. Gerak pembangunan Jambi ke depan, kata mantan gubernur dua periode tersebut tidak dapat ditopang oleh pencitraan yang semu.
Namun, karakter pribadi yang konsisten pada nilai seperti amanah, dan profesional yang ditanamkan ke seluruh eleman semestinya menjadi landasan untuk membangun Jambi lima tahun ke depan.
“Bukan pencitraan dan ahli berbicara namun kemampuan dan bekerja keras bagaimana memahami menjadi syarat utama agar pemerintahan berjalan dengan baik dan amanah dan selalu berjalan di jalur yang benar,” ucap Fachrori saat debat kandidat perdana di Swiss-Belhotel, Sabtu (24/10/2020).
Calon petahana yang juga mantan hakim ini berjanji akan mendedikasikan pengalamannya dalam mengelola pemerintah atas prinsip profesional dan amanah.
Ia juga menekankan prinsip kejujuran yang selalu dipakai selama menjalankan roda pemerintahan agar tata kelola pemerintah selalu mendapat keberkahan.
“Pengalaman saya selama ini baik sebagai wakil gubernur masa Pak HBA maupun Zumi Zola maupun sebagai gubernur Jambi definitif mengajarkan saya bahwa kejujuran hal yang paling penting saat menjalankan amanah sebagai pemimpin,” kata Fachrori.
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata