Penanganan Banjir

Fasha Minta Pusat dan Provinsi Turun Tangan Atasi Banjir di Kota Jambi


Rabu, 10 Februari 2021 - WIB - Dibaca: 683 kali

Wali Kota Jambi, Dr. H. Syarif Fasha, ME. (*/halosumatera.com) / HALOSUMATERA.COM
HALOSUMATERA.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan banjir yang melanda wilayah Kota Jambi bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera VI (BWSS VI), Bidang SDA Dinas PUPR Provinsi Jambi, BMKG dan sejumlah instansi dan lembaga terkait lainnya, Selasa (09/02/21).
 
Rakor ini dilaksanakan menyikapi musibah banjir besar yang melanda sejumlah di wilayah Kota Jambi, yang terjadi pada tangg 31 Desember 2020 lalu.
 
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi dapat bersinergi dengan Pemkot Jambi dalam upaya antisipasi banjir di Kota Jambi, tentunya sesuai dengan kewenangan masing-masing.
 
Fasha juga telah mengintruksikan Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR Kota Jambi untuk membuat surat, yang ditujukan kepada Gubernur Jambi dan Menteri PUPR yang tujuannya untuk mempercepat penanganan banjir di Kota Jambi. 
 
"Nanti surat tersebut saya yang antar, dan saya perlu minta bantuan dari anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Kota Jambi, yang dalam waktu dekat ini akan saya undang untuk membicarakan masalah ini,"ujar Wali Kota Jambi dua priode itu.
 
Fasha menjelaskan, salah satu pekerjaan penting dalam mengantisipasi banjir di Kota Jambi adalah memperbesar dimensi saluran air.
 
Menurutnya, titik persoalan banjir di Kota Jambi teletak dari dimensi saluran air, yang harusnya dalam pembangunan dapat diperbesar sesuai dengan eksisting.
 
"Kalau eksistingnya tidak bisa 2 meter, maka kita bangun 3 meter. Debit air makin lama makin besar, belum lagi ditambah curah hujan dengan cuaca ekstrem,"kata Fasha. 
 
Hampir seluruh titik air di Kota Jambi sudah mengalami sendimentasi, hal inilah yang membuat Pemkot Jambi memimikirkan bagaimana mengangkat sedimentasi tersebut. 
 
Pemkot Jambi menawarkan Program gerakan program kali bersih atau (Prokasih) di Kota Jambi kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Program Prokasih ini dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat pengangguran di wilayah setempat untuk peduli terhadap kebersihan sungai.
 
"Karena kita sudah sukses melaksanakan Prokasih ini selama 1 bulan, dan ada berapa titik yang kita laksanakan kegiatan lain. Alhamdulillah pada saat banjir besar mereka tidak lagi kebanjiran, dan itu yang akan kita tawarkan,"beber Fasha. (*/eko)



Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement