Gubernur Longki Djanggola Ungkap Peran Syafril Nursal Kembangkan Olahraga di Sulteng


Senin, 16 November 2020 - WIB - Dibaca: 789 kali

Pengembangan Olahraga Otomotif yang dilakukan Syafril Nursal saat Menjadi Kapolda Sulteng. Diantarnya Menghelat Time Attack Kapolda Cup 2020.(*/tim) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI –  Meski tidak lagi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi tengah, namun nama Irjen Pol (P) Drs H. Syafril Nursal SH MH masih saja selalu disebut sebut dan dikenang di Provinsi yang berada di pulau Sulawesi ini.

Mantan Kapolda Sulteng Irjen Pol (p) Syafril Nursal ini disebut mempunyai peranan besar dalam mengembangkan olahraga khususnya olahraga Golf dan otomotif di Provinsi Sulteng.

Selama menjabat sebagai Kapolda Sulteng sejak 16 Desember 2019, Syafril Nursal tak hanya sukses mengemban amanah sebagai pelayan, pelindung, dan  pengayom masyarakat, tetapi juga dikenal peduli terhadap pengembangan olahraga dan milenal.

Pengakuan tentang peran Mantan Kapolda Sulteng yang kini menjadi Cawagub Jambi ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola kemaren Minggu (15/11/2020),  saat meresmikan Driving Range Roviega Golf Palu dan pembukaan turnament Golf Kapolda Sulteng Cup 2020.

Dalam sambutannya di hadapan forkopimda, Golfer serta masyarakat penggemar Golf di Sulteng, Gubernur Longki Djanggola menyebut tentang perkembangan olahraga Golf beberapa tahun terakhir yang sempat mengalami kevakuman.

Diterangkan oleh Gubernur Longki, selama menjabat sebagai Kapolda di Sulteng Syafril Nursal berhasil mengembangkan olahraga golf sebelumnya vakum.

“Golf ini baru mulai hidup kembali setelah ada Pak Kapolda Syafril Nursal, waktu itu walaupun beberapa bulan tapi beliau yang menggalakkan,” ujar Gubernur Longki Djanggola seperti dilansir sultengterkini.com

Khusus untuk olahraga golf ini, Syafril Nursal berperan penting mengembangkan lapangan golf, mantan kapolda yang kini menjadi Cawagub dengan nomor urut 2 ini  membangun sarana di lokasi lapangan Golf Bumi Roviega Palu.

Syafril Nursal bersama sejumlah golfer Kota Palu menambah sembilan hole, sehingga lapangan golf Bumi Roviega sekarang memiliki 18 hole.

Mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Riau itu juga membangun sarana di lokasi Golf Bumi Roviega berupa tower atau balkon, termasuk mushalla di dalamnya.

Gubernur Longki Djanggola juga menyebutkan peran besar Mantan Kapolda Sulteng Irjen Pol Syafril Nursal ini dalam pengembangan olahraga lainnya seperti otomotif yang sangat digemari oleh kaum Milenial.

Salah satu kegiatan olahraga yang dibuat Syafril Nursal saat masih menjabat sebagai Kapolda Sulteng adalah Time Attack Kapolda Cup 2020.

Kegiatan olahraga balap mobil yang mengambil lokasi di sirkuit Panggona eks STQ ini sangat sukses dan diminati oleh kaum Milenial, peserta Membludak datang dari Sulteng maupun provinsi lainnya.(*/tim)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement