KUALATUNGKAL – Belum lama ini, Pelaksana Tugas (Peltu) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjabbar, Firdaus Khatab menegaskan, bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan efisiensi anggaran hingga 40 persen. Sayangnya, efisiensi itu belum dibahas bersama anggota dewan.
Sebagaimana dituturkan Hamdani, anggota Komisi III DPRD Tanjabbar. Dirinya belum mendapat angka riil pemangkasan anggaran yang dilakukan TAPD.
“Beberapa kali kami rapat, Pemkab belum menyampaikan angka riil. Mana saja yang dipangkas dan mana saja yang dikucurkan. Sementara, seperti di Dinas PU, sejumlah proyek terus dikucurkan. Padahal yang jalan setapak dan PAH itu skala prioritas, kenapa masterplan yang diutamakan,” ujar politisi dari PDI Perjuangan ini.
Hamdani khawatir, ini merupakan trik dari TAPD yang akan memasukkan anggaran di APBDP. Sehingga, mau tak mau dewan harus mengesahkannya.
“Kalau ini dibahas di APBDP, tentu mau tidak mau dewan harus mengesahkannya,” jelas dia.
Hamdani juga menilai, TAPD Tanjabbar tidak transparan dalam memangkas anggaran. Alasan pemkab, kata Hamdani, efisiensi belum rampung dilakukan di seluruh SKPD.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata