KUALATUNGKAL - Naiknya harga bawang merah hingga Rp 40 ribu per kilogram mendapat tanggapan dari Kepala Disperindag Proda Tanjabbar, Drs Kosasih. Menurutnya, kenaikan harga bawang merah disebabkan banjir di daerah penghasil, yakni Brebes.
Pantas saja, naiknya permukaan air yang merendam daratan di sejumlah wilayah Brebes, berdampak pada sulitnya penjualan hasil panen bawang ke luar daerah.
"Karena pendistribusian tersendat, berujung pada stok yang menipis dan berakhir pada naiknya harga jual," terang Kosasih.
Kosasih mengatakan, untuk sementara waktu, pihaknya terpaksa memasok bawang merah dari Solok, Sumatera Barat. Untuk di daerah asalnya di Solok, Sumatera Barat, harga jual bawang merah sudah mencapai diatas 20 ribu per kg.
"Wajar-wajar saja kalau bandrol bawang merah sampai 40 ribo per kg,"sebutnya
Menurut Kosasih, masyarakat tidak perlu khawatir tidak bisa mendapatkan bawang merah. Karena, menurut salah satu agen bawang di Kualatungkal, salah satu komoditi rempah-rempah ini selalu tersedia. Hanya saja mereka tidak berani mengambil resiko menyimpan stok bawang dalam partai besar.
"Bawang gampang busuk dan juga terjadi penyusutan. Makanya kita tidak berani menyimpan banyak,"paparnya. (*)
Penulis: Son
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Menyambut HUT RI ke 80, Polda Jambi melalui Ditintelkam Polda Jambi membagi-bagikan bendera merah putih kepada pedagang di Pasar Pakubuwono dan Pasar
TANJABBAR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemerintah Kabupaten Tanju
TANJABBAR – Masih dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Drs. H. Anwar
TANJABBAR - Usai memimpin apel pelepasan, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, langsung bergabung dalam kegiatan gotong royong serentak yang
TANJABAR – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag secara resmi membuka lomba panjat pinang dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesi