KUALATUNGKAL - Disinggung soal sebagian mega proyek yang telah ditenderkan, Faisal Riza Ketua DPRD Tanjabbar tak berkomentar banyak.
“Kita akan pelajari dulu,” tutur politisi dari Partai Gerindra ini.
Hanya saja, setahu Icol, proyek tersebut ditenderkan sebelum keluarnya surat edaran bupati terkait pemotongan anggaran di seluruh SKPD.
“Mungkin sudah terlanjur ditenderkan. Jadi tidak bisa kita salahkan,” ujarnya.
Pada dasarnya, DPRD menginginkan APBD yang telah disahkan dijalankan seluruhnya, apalagi APBD telah diperdakan pada akhir 2014 lalu.
“Kalau misalnya pemerintah bisa menutupi defisit tersebut,maka tidak akan terjadi pemangkasan. Sementara ini, sesuai surat edaran bupati, kegiatan ditunda sampai permasalahan ini clear,” timpal dia.
Ditambahkan Icol, pemangkasan anggaran yang dilakukan TAPD tentu harus melibatkan DPRD. “Tentunya harus ada persetujuan DPRD,” ujar dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, defisit anggaran tahun ini jumlahnya cukup fantastis, berkisar Rp 370 miliar. Hal ini disebabkan, dana kurang salur dari DBH Migas dari 2013, 2014 dan 2015. Selain itu ada pengurangan DAU dari pemerintah pusat.(*)
Penulis: Deny
Editor : Andri Damanik
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p
TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,