Ini Keterangan PetroChina terkait Kecelakaan Kerja di Rig-85 Bohai


Selasa, 10 Januari 2023 - 20:29:19 WIB - Dibaca: 133 kali

Tampak dalam foto karyawan PetroChina International Ltd. (Ilustrasi/net) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Kecelakaan kerja di area sumur WB-D7 Tanjungjabung Barat, persis di Desa Delima Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (9/1/23) menyebabkan dua pekerja mengalami luka bakar dan patah tulang.

Menanggapi hal ini, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina mengeluarkan rilis terkait insiden tersebut, Selasa (10/1/23).

KKKS PetroChina menginformasikan telah terjadi kecelakaan di area sumur WB-D7 di Tanjung Jabung Barat, Jambi, yang dioperasikan Perusahaan Jasa Pengeboran (Drilling Service Companies) pada Senin (9/1).

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga pekerja, dua di antaranya berasal dari perusahaan Bohai Drilling Contractor dan satu berasal dari Great Wall Drilling Contractor.

Kedua service companies tersebut merupakan kontraktor penyedia Rig Bohai-85 yang tengah melakukan workover program di sumur WB-D7 di Wilayah Kerja Jabung.

Saat ini, ketiga orang pekerja yang terluka dalam kecelakaan tersebut telah ditangani di rumah sakit di Jambi. Setelah pemeriksaan menyeluruh, satu karyawan diizinkan menjalani rawat jalan dan dua lainnya melanjutkan perawatan secara intensif di rumah sakit.

“Dua pekerja yang masih dirawat saat ini dalam kondisi stabil dan tengah mendapat penanganan lebih lanjut dari tim dokter spesialis. Sebagai informasi, satu orang dirawat untuk luka bakar dan satu orang dirawat untuk patah tulang,” kata Vice President Human Resources and Relations PetroChina Dencio Renato Boele.

“Saat ini, kami terus berkoordinasi dengan Drilling Service Companies tersebut untuk penanganan pasien serta pembenahan kondisi rig di lokasi. Kami juga telah melaporkan kejadian ini kepada SKK Migas dan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas,” Dencio melanjutkan.

Sampai saat ini, kegiatan produksi minyak dan gas di wilayah kerja Jabung masih berlangsung normal dan proses investigasi di lapangan terus dilakukan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami sudah menerima laporan kecelakaan kerja di Rig Bohai-85 semalam, tidak ada korban jiwa yang fatal, namun tiga orang yang mengalami luka-luka,” ungkap Anggono.

Meskipun demikian, SKK Migas meminta agar KKKS PetroChina segera mendalami kejadian ini dan bersinergi dengan pemangku kepentingan di daerah sesuai tupoksi masing-masing yang memperhatikan  koridor peraturan dan perundangan yang berlaku.

Anggono menyampaikan bahwa pada prinsipnya SKK Migas selalu menekankan agar KKKS menjalankan kegiatan operasi hulu Migas sesuai dengan SOP yang berlaku termasuk dalam hal menjaga keamanan dan kehandalannya.

Anggono juga mendoakan agar kondisi para pekerja terutama untuk dua pekerja yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit segera membaik dan bisa pulang ke rumah. “Atas kejadian ini, kami mengharapkan bahwasanya yang menjadi korban dapat segera pulih dan dapat kembali bekerja di area operasional KKKS PetroChina dan kegiatan operasi tetap dapat berjalan untuk dapat memberikan kontribusi pada ketahanan energi nasional,” ujar Anggono. “Apabila sudah ada informasi yang bersifat tepat dan pasti akan kami informasikan lebih lanjut.” tutupnya.

Sebagai KKKS yang berada di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas, KKKS PetroChina mengoperasikan Wilayah Kerja Jabung di Provinsi Jambi selama 24 jam sebagai tulang punggung kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas, sebagai upaya  pemenuhan ketahanan energi nasional.

Penelusuran halosumatera.com, Selasa 10 Januari 2023, ledakan yang terjadi duga berasal Tangki lumpur RIG Bohai - 85 WB#1 PT. Petrochina Internasional Ltd yang berada di Desa Delima Kec. Tebing Tinggi Kab. Tanjab Barat.

Sebelum terjadinya insiden, karyawan sedang melakukan pembersihan sumur dari lumpur. Diketahui, endapan lumpur tersebut mengandung air dan minyak serta material padat lainnya.

Terjadinya kebakaran diduga percikan api dari arus listrik By Pass karena masih terhubung saat akan menggunakan  Plug In Soket alat Shale Shaker.

Api berhasil dipadamkan pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.15 WIB dari Tangki lumpur, dilakukan Kru Fire and Safety PT. Petrochina Internasional Ltd. (*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

The Ultimate Excellence, New Honda PCX160 Warna Baru Hadir di Jambi

JAMBI – Varian warna baru pada skutik premium New Honda PCX160 telah hadir di seluruh Dealer resmi sepeda motor Honda yang tersebar di Provinsi Jambi. Piliha

Mitra Bisnis

Bupati Tanjabbar Resmikan Masjid As Syarif Kodim 0419/Tanjab

TANJABBAR - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat M Ag hadir dan turut meresmikan Masjid As Syarif di Jalan KH Dewantara, Kecamatan Tungkal Ilir, tepatn

Advertorial

Dugaan Praktek Aborsi di Salah Satu Hotel, Kapolres Tanjabbar: Bayi Ditemukan Dalam Plastik

KUALATUNGKAL – Seorang perempuan, DM (22) meninggal dunia dan sempat pendarahan di salah satu kamar hotel di Kualatungkal, Kabupaten Tanjabbar, Jambi, Min

Hukum & Kriminal

Begini Kondisi Jalan di RT 10, Lorong Semangat

TANJABBAR - Jalan setapak di RT.10, Lorong Semangat, Jalan Manunggal II, Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi, mempe

Berita Daerah

Truk Batubara Masuk Kota Jambi Didenda Rp 50 Juta

JAMBI – Ketua RT di Kota Jambi diminta untuk mengikuti dan melaksanakan peraturan Walikota Jambi, terkait penertiban truk batubara dari Kota Jambi. Intruksi i

Berita Nasional


Advertisement