JAMBI - Setelah menjalani lawatan politik di Kabupaten Bungo, calon wakil gubernur Jambi nomor urut 3 Abdullah Sani kembali melajutkan lawatan politiknya ke Kabupaten Tebo.
Setibanya di Tebo, Yai Sani -sapaan akrab Abdullah Sani- bersama Ketua DPW PAN Provinsi Jambi dan rombongan bersialturahmi dengan warga Kelurahan Woroto Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Rabu (25/11/2020) malam.
Yai Sani di hadapan warga yang hadir memohon doa dan meminta masukan dan sarannya agar apabila nanti terpilih bisa membuat kebijakan-kebijakan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membawa kebaikan untuk masyarakat umum.
"Kami berdua Pak Haris telah merancang program-program yang dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seandainya kami terpilih, Insya Allah program Dumisake dapat menjadi solusi guna pemerataan pembangunan di berbagai daerah. Langkah yang akan diambil pemerintah provinsi, akan disesuaikan dengan kebutuhan daerah," kata Yai Sani.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir Marijo mengatakan jika di daerah mereka ini banyak masyarakat yang mengharap raskin. "Semoga ke depan saat bapak memimpin, masyarakat miskin yang mengharap raskin tidak ada lagi, karena sudah makmur semua," ujar Marijo.
"Kami semua mendoakan semoga Pak Abdullah Sani tercapai hajatnya, bisa menang nanti," tambahnya.(*)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata