Musim Kemarau, Air PDAM Terasa Asin


Senin, 14 September 2015 - 14:20:35 WIB - Dibaca: 2464 kali

Pemasangan Pipa Air Bersih di Dalam Kota Kualatungkal. Pipa ini Akan Mengalirkan Air dari Sumber Baku Parit Panting. (dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Pengabuan mengeluhkan kualitas air PDAM yang beberapa minggu terakhir terasa asin. Sehingga air PDAM tersebut tak layak untuk dikonsumsi, karena rasanya yang asin seperti air laut. Dipihak lain, Dinas PU meyakini bahwa sumber air bersih dari Parit Panting jauh lebih baik dari sumber yang lama, dan layak konsumsi.

Joni (25) warga Kelurahan Sriwijaya mengeluhkan pelayanan PDAM yang semakin hari semakin buruk. Bahkan ia mengakui jika kualitas air PDAM saat ini sangat keruh dan asin.

“Saat ini kualitas air PDAM sangat buruk, rasanya asin dan sangat keruh,”keluhnya kepada wartawan Minggu.

Tidak hanya warga Lorong Budiman mengeluhkan air PDAM itu, kejadian ini hampir merata di beberapa wilayah yang dialiri air PDAM.  Para konsumen sekaligus pelanggan merasa rugi dengan suplai air PDAM yang buruk . “Tetapi, apakah selalu rusak dan tak ada perbaikan. Sebab, kami setiap bulan melakukan pembayaran rekening. Lantas, dimana semua dana yang terkumpul melalui rekening-rekeningnya. Masakan pihak PDAM Kualatungkal tak bisa membeli pipa,”paparnya.

Warga lainnya, Mardi juga mengeluhkan hal sama. Ia dan sejumlah warga lain terpaksa membeli air karena air PDAM tidak layak konsumsi. Warga mendesak, pihak PDAM segera mengatasi persoalan air PDAM. "Sudah terjadi seminggu lebih. Kalau seperti ini, sama saja kita mengkonsumsi air laut. PDAM harus segera memperbaiki," pinta warga Jalan Sri Soedewi itu.

Direktur  PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Berlian, SH, dikonfirmasi, tadi malam, mengakui jika rasa air PDAM terasa asin. Hal ini menurut dia karena lama tidak hujan sehingga penampungan air yang berada di Parit Panting bercampur dengan air laut.

“Iya memang asin dalam beberapa minggu ini. Air payau tersebut akibat lamanya tidak hujan jadi air laut itu tergenang di Penampungan PDAM Parit Panting, sehingga becampur lah air laut tersebut," katanya saat dihubungi via ponsel, Minggu.

Diakuinya jika PDAM terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat tidak berkurang. “Ini kehendak alam, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Meski demikian kita terus berusaha melayani agar suplai air tidak terhenti. Di Kabupaten lain malah ada yang sudah tidak mengalir,"paparnya.‎(*)

Penulis : Ikmal
Editor   : Andri Damanik






Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah


Advertisement