Musim Kemarau, Air PDAM Terasa Asin


Senin, 14 September 2015 - 14:20:35 WIB - Dibaca: 2421 kali

Pemasangan Pipa Air Bersih di Dalam Kota Kualatungkal. Pipa ini Akan Mengalirkan Air dari Sumber Baku Parit Panting. (dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Pengabuan mengeluhkan kualitas air PDAM yang beberapa minggu terakhir terasa asin. Sehingga air PDAM tersebut tak layak untuk dikonsumsi, karena rasanya yang asin seperti air laut. Dipihak lain, Dinas PU meyakini bahwa sumber air bersih dari Parit Panting jauh lebih baik dari sumber yang lama, dan layak konsumsi.

Joni (25) warga Kelurahan Sriwijaya mengeluhkan pelayanan PDAM yang semakin hari semakin buruk. Bahkan ia mengakui jika kualitas air PDAM saat ini sangat keruh dan asin.

“Saat ini kualitas air PDAM sangat buruk, rasanya asin dan sangat keruh,”keluhnya kepada wartawan Minggu.

Tidak hanya warga Lorong Budiman mengeluhkan air PDAM itu, kejadian ini hampir merata di beberapa wilayah yang dialiri air PDAM.  Para konsumen sekaligus pelanggan merasa rugi dengan suplai air PDAM yang buruk . “Tetapi, apakah selalu rusak dan tak ada perbaikan. Sebab, kami setiap bulan melakukan pembayaran rekening. Lantas, dimana semua dana yang terkumpul melalui rekening-rekeningnya. Masakan pihak PDAM Kualatungkal tak bisa membeli pipa,”paparnya.

Warga lainnya, Mardi juga mengeluhkan hal sama. Ia dan sejumlah warga lain terpaksa membeli air karena air PDAM tidak layak konsumsi. Warga mendesak, pihak PDAM segera mengatasi persoalan air PDAM. "Sudah terjadi seminggu lebih. Kalau seperti ini, sama saja kita mengkonsumsi air laut. PDAM harus segera memperbaiki," pinta warga Jalan Sri Soedewi itu.

Direktur  PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Berlian, SH, dikonfirmasi, tadi malam, mengakui jika rasa air PDAM terasa asin. Hal ini menurut dia karena lama tidak hujan sehingga penampungan air yang berada di Parit Panting bercampur dengan air laut.

“Iya memang asin dalam beberapa minggu ini. Air payau tersebut akibat lamanya tidak hujan jadi air laut itu tergenang di Penampungan PDAM Parit Panting, sehingga becampur lah air laut tersebut," katanya saat dihubungi via ponsel, Minggu.

Diakuinya jika PDAM terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat tidak berkurang. “Ini kehendak alam, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Meski demikian kita terus berusaha melayani agar suplai air tidak terhenti. Di Kabupaten lain malah ada yang sudah tidak mengalir,"paparnya.‎(*)

Penulis : Ikmal
Editor   : Andri Damanik






Komentar Anda



Terkini Lainnya

Menakar Rasionalitas Kejaksaan dalam Pengelolaan Aset Sitaan PT PAL

Analisa oleh Roland Pramudiansya Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Provinsi Jambi Di tengah hiruk pikuk dinamika penegakan hukum yang terus

Opini

Silaturahmi Kebangsaan di Polda Jambi, Pesan Habib Lutfi Agar Bangsa Ini Tidak Terpecah Belah

JAMBI – Dr. (HC) Al Habib Muhammad Lutfi bin Ali Bin Hasyim Bin Yahya hadir ditengah-tengah keluarga besar Polda Jambi. Kehadiran ulama kharismatik itu me

Berita Daerah

Ketua Umum Organisasi Advokat PPHKR Sampaikan Apresiasi ke Pengadilan Tinggi Jambi

Kota Jambi - Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Ifa Sudewi mengambil sumpah 76 advokat dalam sidang terbuka yang digelar di Pengadilan Tinggi Jambi, Kamis 20 Novemb

Berita Daerah

Bangga, Anggota Polda Jambi Juara Terbaik III Cabang Qiroat Sab'ah MTQ ke 54 Provinsi Jambi

MUARO JAMBI - Bangga dan terharu, tampak dari raut wajah Jenderal Bintang Dua, Irjen Pol Krisno H. Siregar. Hal itu terlihat jelas saat menyaksikan anggota Pold

Berita Daerah

Menelaah Putusan MK: Anggota Polri Menduduki Jabatan di Luar Kepolisian

Oleh : Dr. Arfa’i,S.H.,M.H - Dosen Hukum Tata Negara FH Univ Jambi Polri dan Jabatan Sipil Berbasis Penegakan Hukum : Harmonisasi UU Polri, ASN dan Putus

Opini


Advertisement