Normalisasi Parit di Senyerang, Warga Ucapkan Terimakasih kepada BWS Sumatera VI Jambi


Kamis, 12 November 2020 - WIB - Dibaca: 1212 kali

Pemeliharaan Parit di Kecamatan Senyerang.(*/Haidir) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR (HS) - Warga di Kecamatan Senyerang merasa terbantu lantaran diberdayakan untuk melakukan pemeliharaan (normalisasi) parit di desa mereka. Upah yang mereka dapat bisa dikumpulkan untuk membeli batu beskos menimbun jalan.

Seperti yang dilakukan warga di Parit Mursid, Kelurahan Senyerang, Rabu (11/11/20). Mereka rutin melakukan pemeliharaan parit secara swakelola melalui alokasi dana Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Provinsi Jambi.

Dalam dua tahun ini, sudah enam kali pemeliharaan parit dilakukan warga secara swakelola melalui kucuran dana Balai Wilayah Sungai Sumatera VI, Provinsi Jambi. Panjang parit yang dirawat di lokasi ini sekitar 4-5 kilometer.

Warga Parit Mursid, Kelurahan Senyerang, Hanafi mengucapkan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera VI atas alokasi dana pemeliharaan parit di desanya.

Kata dia, dengan adanya pengerjaan ini jasa upah yang didapat bisa dimanfaatkan membeli batu beskos untuk menambah timbunan jalan rusak.

" Besar harapan kami dan sangat berharap kepada Balai Wilayah Sumatera VI agar selalu memperhatikan parit- parit di desa kami, agar kebun kami tidak lagi terendam banjir. Kami juga menginginkan penggalian di beberapa parit karena sudah terjadi pendangkalan, agar air tidak meluap ke kebun warga," tukasnya.

Balai Wilayah Sumatera VI telah menargetkan pemeliharaan parit di Kecamatan Senyerang sepanjang 28 kilometer pada tahun ini.

Tiap parit yang mendapat pemeliharaan secara swakelola memiliki volume yang berbeda, 3 sampai 5 Kilometer.

Heri Gunawan, Petugas dari Balai Wilayah Sungai Sumatera VI yang ditemui halosumatera.com di lokasi mengatakan, beberapa parit yang sudah dilakukan pemeliharaan dan normalisasi antaralain Parit Lapis Kuntadi, Parit Cikpah, Parit Lapis Cikpah, Parit Mursid, Parit Bunagung, Parit Junus dan Parit Malikus.

" Kami sudah kroscek data di lapangan, untuk wilayah Kelurahan Senyerang saja itu memiliki target volume pekerjaan 76 KM yang wajib dinormalisasi paritnya. Karena kondisinya sangat memprihatinkan dan sangat dangkal sekali, " kata Heri.

Beberapa parit yang perlu dilakukan normalisasi diantaranya Parit Jalil, Ban 1 dan Ban 2, Parit Buntu, Parit Lapis Bunagung dan Parit Lapis Kuntadi. Beberapa parit yang belum dikerjakan ini, lanjut Heri, sudah didata dan dilaporkan ke Balai Sungai Wilayah Sumatera VI Provinsi Jambi.(*)

 

Pewarta: Khaidir




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement