KUALATUNGKAL – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjab Barat, Ir H Firdaus Khatab tak menampik ada program master plan yang tetap dikucurkan meski saat ini Tanjabbar mengalami defisit anggaran.
“Sebagian sudah kita pending, dan yang dikucurkan itu skala prioritas,” ujar Firdaus Kamis siang ditemui infotanjab.com di Kantor Bupati Tanjab Barat.
Saat ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tengah merampungkan sejumlah anggaran yang dipangkas di sejumlah SKPD, kemudian akan dibahas bersama pada forum APBD Perubahan 2015. Anggaran yang diefisiensikan sekitar Rp 400 miliar lebih.
Beberapa proyek master plan yang telah ditenderkan saat ini adalah penyempurnaan rencana detail tata ruang kawasan perkotaan dengan anggaran Rp 449, 52 juta di Bapemdalda. Kemudian, ada studi kelayakan pengembangan pelabuhan Sungai Dualap dan penyusunan masterplan pengembangan peternakan rakyat senilai Rp 238, 04 juta.
Disamping itu, ada juga proyek perencanaan di Dinas PU Tanjabbar, yakni Masterplan Rumah Sakit Terjun Jaya di Kecamatan Betara dengan dana Rp 852,14 juta.
“Semua ini kan proyek dinas, karena waktu tinggal beberapa bulan lagi. Kita tahulah berapa keuntungannya. Harusnya, yang seperti ini dipangkas, jangan kegiatan yang menyentuh masyarakat, seperti sejumlah pembangunan jalan dan sebagainya,” kata anggota Komisi III DPRD Tanjabbar, Jamal Darmawan Sie.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata