Peran Polri Menjaga Ekosistem Mangrove di Bantaran Sungai Pengabuan


Kamis, 11 Maret 2021 - 15:07:40 WIB - Dibaca: 879 kali

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro S IK dan jajaran melakukan penanaman bibit mangrove di bantaran Sungai Pengabuan, Selasa 9 Maret 2021.(*/foto:Istimewa) / HALOSUMATERA.COM

HALOSUMATERA.COM - Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) peduli terhadap ekosistem Mangrove. Buktinya, Polres Tanjabbar melakukan penataan ekosistem mangrove dengan menanam 2.001 bibit mangrove di bibir Sungai Pengabuan, Selasa lalu.

Langkah ini sebagai bentuk kepedulian Polres Tanjabbar terhadap lingkungan pesisir dan mendukung penataan ekosistem mangrove dalam melindungi kawasan hidrologi gambut dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan mencegah abrasi.

Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro mengatakan penanaman pohon mangrove tersebut dilakukan untuk menjaga ekosistem mangrove sendiri. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap ekosistem di bantaran Sungai Pengabuan.

"Melindungi Kawasan Hidrologi Gambut dalam rangka cegah Karhutla dan cegah erosi maupun Abrasi di Sungai Pengabuan" katanya Selasa (9/3/2021).

Manfaat penanaman mangrove tersebut diyakini dapat mencegah intrusi air laut. Kemudian mencegah erosi dan abrasi pantai. "Sebagai pencegah dan penyaring alami,"ujarnya.

Dikatakan Kapolres, mangrove berperan sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa. "Berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir," jelasnya.

Sebagaimana diperintahkan oleh Presiden Jokowi kepada badan restorasi gambut dan mangrove, agar lebih fokus pada kawasan hidrologi gambut serta memastikan permukaaan air tanah tetap terjaga dalam kondisi yang tinggi. " Menanam bibit pohon Mangrove sebanyak 2.001 bibit," ungkapnya.

Tidak hanya menanam mangrove, jajaran Polres Tanjabbar juga membersihkan sampah yang tersebar di seputaran  aliran Sungai Pengabuan. "Kita minta masyarakat juga menjaga lingkungan,"sebutnya.

Tak lupa, Guntur mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di seputaran aliran Sungai Pengabuan untuk tetap waspada terkait pasang dan surut air. Yang paling penting, tidak membuang sampah sembarang di sungai.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement