PetroChina Bungkam Soal Pasokan Gas ke PLTG Tanjungjabung Power


Kamis, 26 November 2015 - 16:25:38 WIB - Dibaca: 2340 kali

Budi Setiadi, Petinggi PT PetroChina saat Dikonfirmasi Wartawan Belum Lama Ini.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - PT PetroChina Jabung Ltd enggan terbuka soal pasokan gas menurun ke PT TJP. Pasalnya, Humas PT PetroChina, Arif saat dihubungi wartawan terkesan bungkam. Dia beralasan sedang melakukan kegiatan.

Kemudian yang bersangkutan mengarahkan agar mengirimkan pertanyaan melalui pesan singkat. Sayangnya tiga jam berlalu pasca pesan singkat dikirim, tidak ada penjelasan dari pihak PT. PetroChina tersebut, Rabu.

"Kebetulan saya sedang ada kegiatan, tolong sms kan saja pertanyaannya, nanti akan saya jawab," kata Arif seraya menutup pembicaraan.

Sebelumnya, Manager Ranting  PLN  Kualatungkal M Arham Ginting  mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait pemadaman bergilir terjadi beberapa pekan belakangan ini.

PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir saat beban puncak. Alasannya, pasokan gas dari PetroChina ke PLTG PT Tanjungjabung Power menurun.

"Kita minta maaf pada masyarakat terutama konsumen PLN, pemadaman bergilir beberapa waktu ke depan masih terjadi. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin listrik kembali normal. Namun akibat pasokan dari PetroChina belum membaik bahkan cenderung memburuk. Sehingga berdampak pada suplai aliran listrik," kata Arham.

Plant Manager PT PLTG TJP, Dicky Riyadi menyebutkan saat ini hanya  lima mesin yang beroperasi setiap hari, lantaran suplai gas dari Petrochina menurun. Sedangkan dua mesin lagi terpaksa nganggur.

Kata Dicky, produksi PT TJP  tergantung suplai gas dari Petrochina. Jika  dirincikan, total daya yang tersalur dari PLTG, rata-rata 10 MW sampai 11 MW. Sedangkan sebelumnya, pasokan listrik mencapai 16 MW.

“Saya belum dapat kepastian dari Petrochina perihal penambahan gasnya. Mungkin kalau gasnya masih tidak membaik, terpaksa kita pindah 1 engine dulu, dari pada nganggur. Karena kita hanya tergantung dari pasokan gas, dimanapun ada gas, tinggal pindahin aja enginenya,” ujar Dicky.

Kata dia, PT TJP bisa saja memindahkan engine yang nganggur di PLTG Terjun Jaya ke pembangkit di Teluk Lembu, Duri, Langgam, Palembang, Lampung, Batam, Bintan, Kalimantan, Papua, Surabaya dan Jakarta.

Ditanya soal kontrak gas antara PLTG dengan Petrochina, Dicky tak menyebutkan, dia beralasan kontrak baru ada di kantor Jakarta. “Kita tahunya pressure gas yang tersalurkan 50 psi sampai dengan 60 psi,” jelas dia.

“Pada prinsipnya, dimana ada gas kami siapkan mesin, karena mesin kita banyak. Sejauh ini belum ada kepastian dari PT Petrochina Ltd untuk menambah pasokan gas ke pembangkit mini di Terjun Jaya," ucapnya.

Akibat tekanan gas dari Petrochina ke PLTG Terjun Jaya menurun, listrik di Kualatungkal dan sekitarnya terpaksa dipadamkan dua sampai tiga jam setiap malam.(*)

Penulis : Nandy

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah


Advertisement