KUALATUNGKAL - Dari seluruh perusahaan di Kabupaten Tanjabbar, PetroChina salah satu penyumbang CSR terbesar setiap tahunnya. Tahun ini saja, alokasi CSR digelontorkan lebih Rp 20 miliar. Angka ini akan bertambah di tahun depan, mencapai Rp 30 miliar.
Kepala Bapeda Tanjabbar Firdaus Khatab mengatakan, tahun ini alokasi CSR PetroChina digelontorkan untuk pembangunan jalan di Kualabetara dengan kisaran Rp 10 miliar. Selebihnya, pengaspalan di wilayah Serdang, dan pembangunan Ponpes di Bram Itam.
Kata Firdaus, bantuan CSR tidak wajib dialokasikan di ring satu. Bisa diutamakan ke ring satu, jika sifatnya urgen. "Kalau semua ditujukan ke ring satu, bagaimana dengan wilayah lain. Makanya ada forum CSR, kita bahas kembali, jangan sampai berbenturan dengan dana desa dan APBD," ujar Firdaus.
Untuk bantuan fisik, kata Firdaus, biasanya pengerjaannya dilakukan oleh pihak ketiga. Pelelangan dilakukan sendiri oleh pihak perusahaan. "Ada lelang di perusahaan, ya dipihak ketigakan," ujarnya.
Mengenai wacana alokasi pembangunan intake air bersih yang menyedot dana CSR, Firdaus mengakui belum ada pembicaraan kearah itu.
"Belum ada pembicaraan, tergantung ada atau tidak usulan dari bawah," tandasnya.
Ditambahkan dia, usulan bisa melalui desa, diketahui Camat, dan ditembuskan ke perusahaan. Usulan dari bawah akan disinkronkan di forum CSR di kabupaten.
Orientasi Pendidikan
Vice President PetroChina, Marike, mengatakan, pihaknya sepakat dengan program Pemkab Tanjabbar, untuk mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia di Tanjabbar.
Salah satunya, pihaknya bersama SKK Migas menggelontorkan bantuan mobil perpustakaan keliling, yang dilakukan pada Selasa (24/9).
Bupati Tanjabbar, Dr Ir H Safrial MS mengatakan, bahwa peningkatan SDM jauh lebih penting dibandingkan dengan infrastruktur. Dengan ilmu pengetahuan, generasi muda Tanjabbar akan bisa bersaing di dunia global.
"Intinya ilmu pengetahuan, dan yang kedua tata krama. Kami menyebutnya Akhlakul Karimah. Makanya kedepannya CSR ini akan kita arahkan untuk pengembangan kampus STAI, ke sekolah PHI, pembangunan laboratorium bahasa. Nanti ada bahasa Inggris, Arab dan Jepang," jelas Safrial.(*)
Editor : It Redaksi
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber
JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P
TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga
BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana
MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem