Rp 20 M CSR PetroChina untuk Jalan di Kualabetara, Serdang dan Ponpes Bram Itam


Selasa, 24 September 2019 - 12:55:45 WIB - Dibaca: 789 kali

Penyerahan Bantuan Mobil Perpustakaan ke Pemkab Tanjabbar.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Dari seluruh perusahaan di Kabupaten Tanjabbar, PetroChina salah satu penyumbang CSR terbesar setiap tahunnya. Tahun ini saja, alokasi CSR digelontorkan lebih Rp 20 miliar. Angka ini akan bertambah di tahun depan, mencapai Rp 30 miliar.

Kepala Bapeda Tanjabbar Firdaus Khatab mengatakan, tahun ini alokasi CSR PetroChina digelontorkan untuk pembangunan jalan di Kualabetara dengan kisaran Rp 10 miliar. Selebihnya, pengaspalan di wilayah Serdang, dan pembangunan Ponpes di Bram Itam.

Kata Firdaus, bantuan CSR tidak wajib dialokasikan di ring satu. Bisa diutamakan ke ring satu, jika sifatnya urgen. "Kalau semua ditujukan ke ring satu, bagaimana dengan wilayah lain. Makanya ada forum CSR, kita bahas kembali, jangan sampai berbenturan dengan dana desa dan APBD," ujar Firdaus.

Untuk bantuan fisik, kata Firdaus, biasanya pengerjaannya dilakukan oleh pihak ketiga. Pelelangan dilakukan sendiri oleh pihak perusahaan. "Ada lelang di perusahaan, ya dipihak ketigakan," ujarnya.

Mengenai wacana alokasi pembangunan intake air bersih yang menyedot dana CSR, Firdaus mengakui belum ada pembicaraan kearah itu.

"Belum ada pembicaraan, tergantung ada atau tidak usulan dari bawah," tandasnya.

Ditambahkan dia, usulan bisa melalui desa, diketahui Camat, dan ditembuskan ke perusahaan. Usulan dari bawah akan disinkronkan di forum CSR di kabupaten.

Orientasi Pendidikan

Vice President PetroChina, Marike, mengatakan, pihaknya sepakat dengan program Pemkab Tanjabbar, untuk mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia di Tanjabbar.

Salah satunya, pihaknya bersama SKK Migas menggelontorkan bantuan mobil perpustakaan keliling, yang dilakukan pada Selasa (24/9).

Bupati Tanjabbar, Dr Ir H Safrial MS mengatakan, bahwa peningkatan SDM jauh lebih penting dibandingkan dengan infrastruktur. Dengan ilmu pengetahuan, generasi muda Tanjabbar akan bisa bersaing di dunia global.

"Intinya ilmu pengetahuan, dan yang kedua tata krama. Kami menyebutnya Akhlakul Karimah. Makanya kedepannya CSR ini akan kita arahkan untuk pengembangan kampus STAI, ke sekolah PHI, pembangunan laboratorium bahasa. Nanti ada bahasa Inggris, Arab dan Jepang," jelas Safrial.(*)

Editor : It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Ternyata Ini Alasan KPU Putuskan Acara Debat di Balai Pertemuan Kantor Bupati

TANJABBAR – Tempat pelaksanaan debat kandidat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanjabbar berbeda dengan daerah lain. Pasalnya, KPU telah meneta

Pilkada 2020

Puskesmas PIR II Bajubang Terus Berinovasi Meningkatkan Pelayanan Terhadap Masyarakat

MUAROJAMBI (halosumatera.com)- Berinovasi dalam meningkatkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, merupakan hal utama yang menjadi skala pri

Advertorial

Kapolres Sarolangun Tinjau Rumah Warga yang Terendam Banjir

SAROLANGUN - Mendapat informasi terkait bencana banjir yang dialami warga Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, S.IK,

Peristiwa

Hasil Rapid Test, Ada 142 Petugas KPPS di Tanjabbar Reaktif

TANJABBAR - Sebanyak 142 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) di Kabupaten Tanjungjabung Barat dinyatakan reaktif dari hasil rapid tes yang d

Pilkada 2020

Puluhan Rumah Warga di Pulau Pandan Terendam Banjir

SAROLANGUN - Akibat diguyur hujan lebat , puluhan rumah warga di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun terendam banjir. Berdasarkan pantauan

Peristiwa


Advertisement